HUT ke-18 Babel - Terobosan Kerja dalam Percepatan Pembangunan di Negeri Serumpun Sebalai

Pada 21 November 2018 ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperingati hari jadinya yang ke-18.

HUT ke-18 Babel - Terobosan Kerja dalam Percepatan Pembangunan di Negeri Serumpun Sebalai
Humas dan Protokol Pemprov Babel
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM - Pada 21 November 2018 ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperingati hari jadinya yang ke-18.

Provinsi Babel didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang.

Pada tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 dilakukan pemekaran wilayah dengan penambahan empat kabupaten yaitu Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Belitung Timur.

Terkait dengan moment dan semangat HUT Babel ke-18 Tahun 2018, di era pemerintahan Gubernur Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah, berbagai langkah dan strategi pembangunan Babel telah disiapkan dan dilaksanakan.

Kedua pemimpin ini telah bergerak cepat dan dinamis melalui program kerja yang diaplikasikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai ujung tombaknya.

Saat ini telah ditetapkan 13 Program Unggulan Babel yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022.

Program unggulan tersebut adalah pengemba­ngan agropolitan, pembangunan bahari, pengembangan tata kelola pertambangan, peningkatan pendapatan pemerintah, pe­ningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan konektivitas dan infrastruktur, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, peningkatan tata kelola birokrasi, pembangunan berdemokrasi, peningkatan pembangunan bidang kebencanaan, dan pengendalian lingkungan hidup.

Langkah cepat pun telah dilakukan oleh Erzaldi dan Abdul Fatah melalui terobosan nyata, seperti mendorong pengembangan dan peningkatan kualitas BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) untuk meningkatkan potensi unggulan desa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan ekonomi.

Sejalan de­ngan itu dibentuk koperasi primer komoditas lada di Babel dengan cabang di setiap kabupaten/kota.

Khusus pertanian, perkebunan, dan peternakan diadakan program bantuan serta integrasi sapi dan sawit untuk merealisasikan swasembada sapi. Bahkan sapi hasil peternakan ini nantinya bisa untuk diekspor.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved