Lion Air Jatuh

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Minta Proses Identifikasi dan Pencarian Diperpanjang

Ada dua perbedaan yang sudah teridentifikasi dan belum teridentifikasi. Kami dapat informasi tim DVI Polri akan menghentikan tanggal 23

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Minta Proses Identifikasi dan Pencarian Diperpanjang
Bangka Pos/Krisyanidayati
Rapat pertemuan dengan keluarga korban Lion Air PQ LKP JT 610, di ruangan Banggar DPRD Babel, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi pertemuan dengan keluarga korban Lion Air PQ LKP JT 610, di ruangan Banggar DPRD Babel, Rabu (21/11/2018).

Pertemuan yang menghadirkan Keluarga Korban yang berdomisili di Babel, Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi, Direksi dari Lion Air, dan pihak-pihak terkait.

Dalam pertemuan ini, keluarga korban meminta perpanjangan proses identifikasi dan pencarian.

Irfan, Anak dari HK Junaidi yang jenazah ayahnya belum teridentifikasi, mengatakan pihaknya meminta agar Identifikasi terus dilakukan.

"Ada dua perbedaan yang sudah teridentifikasi dan belum teridentifikasi. Kami dapat informasi tim DVI Polri akan menghentikan tanggal 23 ini, baru 104 yang teridentifikasi, masih kurang 85 jenazah.

Beberapa hari ini yang keluar identifikasi hanya 3. Kami minta proses evakuasi pesawat diteruskan dibiayai Lion sampai 189 Korban ditemukan dan teridentifikasi," katanya dalam pertemuan ini.

Suroto, orangtua dari Rangga Adiprana meminta tim tidak menghentikan identifikasi.

"Kami minta tidak ada batas waktu sampai kantong jenazah habis teridentifikasi, kami ingin memakamkan keluarga kami secara wajar," katanya.

Ia juga mempertanyakan tentang pengurusan administrasi surat kematian, hal ini berkaitan dengan jenazah yang belum teridentifikasi..

"Menurut keterangan untuk memperoleh surat kematian dikeluarkan setelah jenazah teridentifikasi, pengurusan administrasi yang kalau anak kami tidak teridentifikasi, apakah ini keterangan kematian bisa dikeluarkan surat kematian di dukcapil TKP atau domisili," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved