Peringati Maulid Nabi SDN 24 Pangkalpinang Gelar Khitanan Massal

Sekolah Dasar Negeri 24 Pangkalpinang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6.

Peringati Maulid Nabi SDN 24 Pangkalpinang Gelar Khitanan Massal
Bangka Pos / Agus Nuryadhyn
Sebelas orang anak mengikuti khitanan di SDN 24 Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS. COM, BANGKA-- Sekolah Dasar Negeri 24 Pangkalpinang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6.

Adapun rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, berupa pengajian, shalawat dan marhabah untuk mengiringi khitanan massal serta tausiyah yang disampaikan Ustadz H Dede Purnama.

Khitanan massal berlangsung di mushollah At Taqwa SDN 24 Pangkalpinang.

Kepala SD Negeri 24 Pangkalpinang, Jumiati mengemukakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan membuat anak-anak agar cinta Allah dan Rasulullah SAW.

"Kami menanamkan nilai-nilai kepada anak agar cinta kepada Rasulullah. Sehingga yang kami ajarkan tidak hanya
pendidikan formal saja, namun juga nilai keagamaan," ujar Jumiati.

Disamping itu kata Jumiati, untuk jalin silaturahmi bersama-sama para Kepala sekolah yang pernah bertugas di SDN 24 Pangkalpinang.

Lebihlanjut Jumiati mengemukakan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga melakukan khitanan massal untuk anak-anak yang Ada di sekolah.

"Ada sebanyak 11 orang anak yatim dan tidak mampu yang kita khitan,"jelas Jumiati.

Bahkan kata Jumiati, khitanan massal rutin. dilakukan setiap tahun pada saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diutamakan pada anak yang tidak mampu.

Dikemukakan Jumiati bahwa setiap hari besar agama Islam tetap ada ceramah agama.

Menurut Jumiati, untuk penceramah merupakan permintaan dari anak-anak.

Dalam tausiyahny Ustadz H Dede Purnama mengajarkan kepada anak-anak untuk saling berbagi kepada teman-teman.

Anak-anak dapat menyisihkan dari uang jajan untuk membagikan pada temannya.

"Kalau Rasullah SAW itu setiap berbagi kepada sahabat, beliau rela lapar dan rela tidak makan serta dimatikan lampu agar sahabat-sahabat merasa tenang," ungkap Ustadz Dede Purnama.(*)

Penulis: agusrya
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved