580.277 Unit Kendaraan di Babel Nunggak Pajak

580.277 unit kendaraan bermotor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tidak membayar pajak hingga 2018 ini.

580.277 Unit Kendaraan di Babel Nunggak Pajak
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala Bidang Pajak Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herwanita. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - 580.277 unit kendaraan bermotor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tidak membayar pajak hingga 2018 ini.

Kepala Bidang Pajak Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herwanita mengatakan berdasarkan pendataan sementara pihaknya hingga 2018 ada 923.234 unit kendaraan yang ada di Babel.

Namun, yang aktif membayar pajak hanya 343.007 unit.

"Ini data lama turunan dari Sumsel, kita belum mutakhirkan data ini. Rencananya, tahun depan kita mutakhirkan data berapa banyak kendaraan yang menunggak pajak di Babel, data ini masih sementara," kata Herwanita, Kamis (22/11/2018).

Ia menyebutkan, bisa saja kendaraan yang terdata tidak membayar pajak ini kendaraannya sudah tidak ada lagi, misalnya menjadi rongsokan, hilang, ditarik leasing namun tidak dilaporkan sehingga tidak terdata.

Pihaknya akan melakukan pemutakhiran, sehingga nantinya kendaraan yang masih terdata sebagai objek pajak, kalau memang sudah tidak ada lagi kendaraannya bisa dihapuskan dari pendataan.

"Potensi pajak dari kendaraan ini besar, makanya kita perlu pemutakhiran data, ini kendaraannya masih ada atau tidak, masih digunakan atau tidak. Karena kan ini bisa saja kendaraan yang 10 tahun yang lalu tau-tau nya sudah jadi rongsokan tapi masih terdata di kita. Yang begini-begini kan harus dihapuskan," katanya.

Menurutnya, data kepemilikan kendaraan ini penting untuk mengetahui potensi pajak, sehingga bisa berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan progtam pemutihan yang dilakukan cukup efektif untuk pendataan wajib pajak yang masih aktif dan menunjukkan kendaraan itu masih ada.

"Tahun lalu kita ada pemutihan, dari situ kita tau wajib pajak yang tadinya enggak pernah bayar pajak 5 tahun, waktu pemutihan mereka bayar. Artinya, kendaraannya kan masih ada, mereka enggak mau denda makanya bayar saat pemutihan. Ini menjadi data kita," ujarnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved