Cintanya Tak Direstui Seorang Gadis Nekat Bakar Ibunya hingga Tewas

Seorang gadis terancam hukuman 15 tahun penjara karena nekat membakar ibunya

Cintanya Tak Direstui Seorang Gadis Nekat Bakar Ibunya hingga Tewas
heart.co.uk
Ilustrasi penangkapan. 

BANGKAPOS.COM - Seorang gadis terancam hukuman 15 tahun penjara karena nekat membakar ibunya. 

Melansir SCMP, Kamis (22/11/2018), wanita asal Shenyang, Liaoning, Cinayang diindentifikasi bernama Li mengatakan, ibunya yang bernama Zhang (49) tidak merestui hubungan cintanya. 

Sejak saat itulah, hubungan mereka memburuk. 

Diberitakan Huashang Morning News, Desember 2017 lalu, saat Li berada di rumah untuk melakukan sesi foto keluarga, dia bertanya ke ibunya, apakah butuh bantuan menyiram tanaman. 

Dia lalu menuangkan tiga kaleng pengencer cat ke ember yang kemudian disiramkan ke ibunya.

Baca: Ingat Kiki Fatmala Pemeran Si Manis Jembatan Ancol Begini Keadaanya Sekarang

Baca: Burung Legenda Lovebird Kusumo yang Ditawar Rp 2 Miliar Telah Tiada, Ini Curahan Hati Sang Pemilik

Baca: Dikira Lakukan Operasi Plastik, Nagita Slavina Dimarahi dan Dibentak Raffi Ahmad, Akhirnya Begini

"Ibu membandingkan saya dengan adik saya. Saat itulah, saya memutuskan untuk menyiramnya dengan pengencer cat dan membakar rambutnya," katanya di persidangan. 

"Aku bisa mendengarnya menangis minta tolong saat saya berlari ke luar," lanjutnya. 

Akibat peristiwa itu, Zhang menderita luka bakar serius dan meninggal beberapa hari kemudian karena infeksi di luka-lukanya. 

Usai kabur dari rumah, Li membuat laporan polisi dan mengatakan, ibunya yang membakar dirinya sendiri dan tidak merestui hubungan cintanya. 

Namun, ayah Li membuat pernyataan yang berbeda soal insiden tersebut. 

Li pun ditangkap pada 20 Desember 2017.

Artikel ini sudah tayang di tribun video dengan judul Cintanya Tak Direstui, Wanita Bakar Ibunya hingga Tewas: Aku Mendengarnya Menangis Minta Tolong

Editor: zulkodri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved