Tak Terjamah Dunia Luar, Inilah Misteri Pulau Sentinel yang Dianggap Mengerikan

Terletak di Samudera Hindia, tepatnya di Kepulauan Andaman, India, dikatakan penduduk pulau ini sudah hidup

Tak Terjamah Dunia Luar, Inilah Misteri Pulau Sentinel yang Dianggap Mengerikan
Mirror.co.uk
Warga Pulau Sentinel Utara memanah helikopter yang memotret pulau ini 

BANGKAPOS.COM--Sebuah tabir terkuaknya pulau yang terisolasi selama ribuan tahun muncul ke permukaan.

Sebuah pulau yang disebut dengan pulau Sentinel ini adalah salah satu pulau yang tidak terjamah orang luar dan teknologi modern.

Terletak di Samudera Hindia, tepatnya di Kepulauan Andaman, India, dikatakan penduduk pulau ini sudah hidup selama 30.000 tahun tanpa pernah dijamah orang luar.

Sentinelese adalah suku yang beranggotakan 250 orang yang tinggal di utara Pulau Sentinel, antara India dan Thailand.
Sentinelese adalah suku yang beranggotakan 250 orang yang tinggal di utara Pulau Sentinel, antara India dan Thailand. (odditycentral.com)

Hal ini dikarenakan penduduk pulau tersebut tidak mau menerima orang luar. Bahkan jika ada orang luar masuk mereka tak tanggung-tanggung akan membunuhnya.

Selain itu, baru-baru ini tabir pulau sentinel mencuat setelah pria Amerika dibunuh karena mencoba memasuki pulau tersebut.

Meski demikian, jauh sebelum itu sebuah kontak pernah dilakukan oleh para penjelajah di masa lalu.

Menurut Dailymail, pada Jumat (23/11/2018), kontak pertama dengan suku tersebut terjadi pada 1.000 tahun lalu oleh penjelajah China dan arab.

Namun, mereka dipaksa berbalik arah, setelah rentetan panah menghujam awak kapal mereka sebagai tanda bahwa mereka diusir.

Pulau Sentinel Utara dilihat dari udara
Pulau Sentinel Utara dilihat dari udara (Mirror.co.uk)

Selain itu salah satu pelaut terkenal yang namanya tersoshor sebagi penjelajah dunia, Marco Polo pernah bertemu dengan pulau tersebut pada abad ke-13.

Dia menuliskan, "Mereka adalah generasi yang paling kejam dan sangat kejam yang tampaknya memakan semua orang yang mereka tangkap."

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved