Tolak Aktivitas Tambang di Sungai Perimping, Nelayan Berbura Surati Kapolri

Tim Satpol PP Kabupaten Bangka terus bergerak memantau penambangan timah ilegal di berbagai daerah di Kabupaten Bangka

Tolak Aktivitas Tambang di Sungai Perimping, Nelayan Berbura Surati Kapolri
(Ist/Satpol PP)
Satpol PP saat menertibkan TI di bakau hutan bakau Kampung Pasir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tim Satpol PP Kabupaten Bangka terus bergerak memantau penambangan timah ilegal di berbagai daerah di Kabupaten Bangka untuk melakukan penertiban.

Pada Selasa (20/11/2018) lalu Tim Satpol PP Kabupaten Bangka melakukan pemantauan aktivitas tambang ilegal yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Perimping di Kecamatan Riausilip.

Sedangkan di hutan bakau Kampung Pasir Sungailiat, Kamis (22/11/2018) siang dan malam, serta di Sungai Pelabuhan Sungailiat Jumat (23/11/2018).

Diakui Kabid Penegakan Perundang-Undang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman untuk tambang inkonvensional (TI) yang beroperasi di Sungai Perimping mendapat penolakan dari masyarakat Desa Berbura.

Surat penolakan tersebut ditandatangani para nelayan Berbura sebanyak 215 kepala keluarga (KK) nelayan. Mereka ini menggantungkan kehidupannya di daerah tersebut.

Surat penghentian penambangan itu sudah disampaikan ke Gubernur Babel, Polda Babel dan Danlanal Babel hingga ke Mabes Polri.

Untuk itu Bupati Bangka Mulkan sudah melayangkan surat penghentian aktivitas penambangan tersebut.

"Dari Sungai Perimping ke Pulau Kianak sekitar 30 menit naik perahu. Kalau di Pulau Kianak Berbura itu ratusan jumlah TI-nya," ungkap Suherman kepada bangkapos.com, Jumat (23/11/2018).

Diakuinya untuk penertiban TI di hutan bakau Kampung Pasir ternyata para penambang yang melakukan penambangan ilegal di daerah tersebut tidak kerja lagi. "Padahal pagi bekerja. Mereka kucing-kucingan dengan petugas," ungkap Suherman.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved