BLH Bakal Cek Lokasi TI Apung yang Didatangi Walikota Pangkalpinang

Keberadaan TI Apung di sekitar perairan Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Minggu (25/11/2018) ditanggapi Badan Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang.

BLH Bakal Cek Lokasi TI Apung yang Didatangi Walikota Pangkalpinang
bangkapos/edwardi
Suyud, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM -- Keberadaan Tambang Inkonvensional (TI) Apung di sekitar perairan Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Minggu (25/11/2018) yang ditinjau langsung Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil ditanggapi Badan Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang.

"Kita harus memastikan dulu lokasi operasi TI apung itu berada di wilayah mana, apakah masuk Kota Pangkalpinang atau Kabupaten Bangka Tengah. Memang keberadaan TI apung itu terlihat jelas dari Pantai Pasir Padi," kata Suyud, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Senin (26/11/2018) di kantornya.

Dilanjutkannya, intinya harus dipastikan lokasi keberadaan TI apung itu berada dimana, bila terlalu jauh mencampuri dikhawatirkan terjadi kesalahan, apalagi kewenangan wilayah kelautan sudah diambil Provinsi Kepulauan Babel.

"Laut juga ada zonasinya, kita kan berbatasan dengan wilayah Bangka Tengah jadi ada peta geoparsial. Memang ada TI-TI apung yang berada di tangah laut itu bukan masuk wilayah Kota Pangkalpinang tapi masuk Bangka Tengah, cuma memang aktivitas TI-TI apung itu terlihat jelas dari Pantai Pasir Padi itu," imbuhnya.

Diakuinya, akibat dari aktifitas penambangan TI apung itu juga berimbas masuk ke wilayah perairan Pangkalpinang.

"Daerah Sinar Bulan itu lumpur limbah penambangannya masuk ke Pangkalpinang," ujarnya.

Sementara Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang Rasdian mengatakan sudah membuat laporan dan menyampaikan data kepada Walikota Pangkalpinang terkait sidak TI apung kemarin. 

Sebelumnya diketahui Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menindaklanjuti adanya laporan masyarakat meninjau aktivitas TI Apung di sekitar perairan Pantai Pasir Padi.

Pada peninjauannya itu, Molen melihat keberadaan sejumlah TI apung. Ia juga sempat berdiskusi dengan para nelayan setempat.

"Saya ketemu nelayan. Memang kami lihat ada sedikit sedimentasi, ada lumpur hitam, itu memang ada. Saya lihat juga ada sejumlah TI Apung di ujung, cuma belum tahu apakah masuk Pangkalpinang atau tidak," kata Molen seusai peninjauan tersebut.

Menurut penuturan nelayan setempat yang ditemui, kata Molen, aktivitas tambang itu tak mengganggu hasil tangkapan mereka.

"Entah karena takut ngomong atau apa, atau ada maksud lain, kami belum tahu. Tetapi saya sudah menghubungi kapolres untuk mendiskusikan, mengkoordinasikan ini, mudah-mudah dalam waktu dekat, akan kami rapatkan, akan kami kaji ini," tutur dia.

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved