Lomba Cipta Menu B2SA Kabupaten Bangka, Konsumsi Pangan Berkualitas Cegah Stunting

Dinas Pangan Kabupaten Bangka melaksanakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

Lomba Cipta Menu B2SA Kabupaten Bangka, Konsumsi Pangan Berkualitas Cegah Stunting
Bangka Pos/Edwardi
Wakil Bupati Bangka Syahbudin didampingi Plt Kepala Dinas Pangan, Rusmansyah menyerahkan hadiah dan foto bersama para pemenang Lomba Cipta Menu B2SA. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pangan Kabupaten Bangka melaksanakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal dan penyerahan penghargaan kelompok Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP)/Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Tahun 2018, di Hotel Novilla Sungailiat, Sabtu (24/11).

Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Bangka, Syahbudin SIp dan dihadiri Ketua PKK Kabupaten Bangka, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Bangka.

Plt Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka, Ir Rusmansyah MT mengatakan tujuan kegiatan meningkatkan kesadaran, peran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

“Mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal,” kata Rusmansyah.

Ditambahkannya, selain itu memberdayakan rumah tangga dan masyarakat dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan sekitar tempat tinggal.

“Peserta lomba dari perwakilan PKK kecamatan dan perwakilan dari kelompok P2KP berjumlah 8 kelompok,” ujarnya.

Sedangkan Kelompok Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP)/ Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dilakukan penilaian sebanyak 47 kelompok.

“Dewan juri lomba cipta menu berjumlah tiga orang, dari PKK Kabupaten Bangka, Yuni Windarsasi dan Armien Puspa Murni dan Ahli Gizi dari Dinas Kesehatan Bangka, Desi Yanti,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan satu diantara masalah gizi yang menjadi isu nasional adalah Stunting.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya,” katanya.

Diharapkannya, jangan sampai terjadi kasus Stunting karena itu perlu dicegah dengan konsumsi pangan yang berkualitas, ditunjukkan dengan keragaman jenis pangan dan keseimbangan gizi.

“Dalam pola konsumsi pangan sehari-hari dibutuhkan tubuh agar dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan,” ujarnya. (adv/edw/may)

Juara Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2018 Kabupaten Bangka:
1. Kecamatan Pemali
2. Kecamatan Merawang
3. Kecamatan Sungailiat
Harapan 1.Kecamatan Mendo Barat
Harapan 2 Kecamatan Belinyu
Harapan 3 Kecamatan Puding Besar
Harapan 4 Kecamatan Riau Silip
Harapan 5 Kecamatan Bakam

Juara Penghargaan Kelompok Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP)/Kawasan Rumah
Pangan Lestari (KRPL) Tahun 2018 Kabupaten Bangka
1. KWT Teratai Permai Kel. Lubuk Kelik Kec. Sungailiat
2. KWT Mekar Berkarya Desa Air Ruay Kec. Pemali
3. KWT Pelangi Makmur Desa Karya Makmur Kec. Pemali
Harapan 1 KWT Teratai Merah Desa Riding Panjang
Harapan 2 KWT Bunga Harapan Desa Kapuk
Harapan 3 KWT Mekar Sari Desa Air Duren

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved