Para Guru SDN 32 Jadi Petugas Upacara di Hari Guru

Memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018

Para Guru SDN 32 Jadi Petugas Upacara di Hari Guru
Bangka Pos / Edwardi
Memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018, semua guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 32 lingkungan Nangnung Sungailiat menjadi petugas upacara bendara, Senin (26/11/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA ---Memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 32 lingkungan Nangnung Sungailiat melaksanakan upacara bendara, Senin (26/11/2018).

Biasanya petugas upacara dilakukan para siswa, namun kali ini petugas upacaranya semua guru.

Para guru ini bertugas menaikkan Bendera Merah Putih, menjadi pemimpin upacara, pembaca teks UUD 1945, sampai menjadi dirijen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

“Tahun ini, kita tugaskan para guru untuk menjadi petugas upacara, karena kita ingin memperingati Hari PGRI dan Hari Guru dengan cara yang tak biasa, gurunya menjadi petugas upacara, selama inikan para siswa kita,” kata Yunini, Kepala Sekolah SDN 32 Sungailiat.

Dikatakannya, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan inisiatif pihak sekolah dengan tujuan selain untuk memperingati Hari PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional.

Selain itu juga untuk memberikan contoh kepada para siswa untuk lebih meningkatkan kualitas dalam berwawasan nasional dan kebangsaan, terutama di lingkungan sekolah dan keluarga.

“Kita ingin guru kita bisa memberikan contoh sekaligus pelajaran kepada anak didik, dan juga untuk bersikap lebih profesional dalam memberikan pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku, salah satunya dengan menjadi petugas upacara,” ujarnya.

Dijelaskannya, sesuai dengan tema HUT PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional tahun 2018 ini, yakni Guru Sebagai Penggerak Perubahan Dalam Era Revolusi Industri, diharapkan para guru juga harus lebih bersikap dan bergerak mandiri sesuai dengan jati diri guru dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, terutama para guru.

“Kita sekarang ini orientasinya lebih banyak ke praktek, lebih banyak mengajar dan juga menerapkan ilmu sesuai dengan kurikulum kita yang ada,” terang Yunini.

Diungkapkannya, SDN 32 Sungailiat telah banyak menyelenggarakan pendidikan yang melahirkan karakter yang baik bagi siswa, seperti baru-baru ini, menyelenggarakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, mulai lomba mengaji, lomba azan, lomba busana muslim dan lainnya.

“Semoga dengan kegiatan ini, bisa melahirkan anak didik yang mencintai guru, dan orangtua, serta terwujudnya siswa yang berakhlak mulia yang mengabdi pada nusa, bangsa dan agama,” harapnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved