Video

Satpol PP Gerebek Pabrik Arak Berskala Besar di Dusun Tanjung Ratu

Tim Satpol PP Kabupaten Bangka menggerebek pabrik arak yang beroperasi di Jalan Batu Ampar Dusun Tanjung Ratu,Rabu (28/11/2018)

Satpol PP Gerebek Pabrik Arak Berskala Besar di Dusun Tanjung Ratu
ist/satpol pp kabupaten bangka
Tim Satpol PP Kabupaten Bangka saat menertibkan pabrik arak berskala besar di Jalan Batu Ampar Dusun Tanjung Ratu. 

BANGKAPOS.COM. SUNGAILIAT--Tim Satpol PP Kabupaten Bangka menggerebek pabrik arak yang beroperasi di Jalan Batu Ampar Dusun Tanjung Ratu, Rabu (28/11/2018).

Penggerebekan tersebut berdasarkan laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) kepada Tim Satpol PP Kabupaten Bangka.

Ironisnya pabrik arak tersebut, hanya berjarak 100 meter dari SDN 11 Tanjung Ratu.

Untuk itu menurut Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman pihaknya langsung melakukan penyitaan arak yang sudah siap dipasarkan dan melakukan penghentian produksi arak tersebut.

Ada sebanyak 160 liter arak yang berhasil mereka sita yang dikemas dalam jeriken. Pabrik arak tersebut berskala besar dengan delapan tungku.

Produksi arak tersebut dalam sehari bisa mencapai 24 jeriken sekitar 600 liter.

"Kami menurunkan tim satu regu ke lapangan pabrik arak. Jadi kami melakukan penyitaan dan pemberhentian hari ini yang punya orang Pangkalpinang Akhok. Pekerjanya dua orang," ungkap Suherman kepada bangkapos.com.

Pihaknya, akan memanggil pemilik pabrik arak Akhong secepat mungkin. Mereka memberikan batas waktu tiga hari setelah penyitaan arak dilakukan.

Untuk itu pihaknya meminta Akhong sebagai pemilik pabrik arak kooperatif untuk datang ke Kantor Satpol PP terkait dengan produksi arak miliknya yang disita.

"Setelah ini kami akan cek ke lapangan lagi. Kalau mereka tidak kooperatif kami tertibkan lagi dan dilakukan penyegelan penutupan pabrik arak itu," tegas Suherman.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved