Harga Tiket Pesawat Faktor Dominan Penyumbang Inflasi Babel Pada November

Tranportasi udara dan komoditi perikanan diperkirakan akan menyumbangkan angka inflasi tertinggi pada Desember ini.

Harga Tiket Pesawat Faktor Dominan Penyumbang Inflasi Babel Pada November
Bangka Pos/Krisyanidayati
Rakor TPID, di kantor BI, Selasa (4/12/2018). 

BANGKAPOS.COM - Tranportasi udara dan komoditi perikanan diperkirakan akan menyumbangkan angka inflasi tertinggi pada Desember ini.

Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung mencatat hingga November lalu inflasi Babel berada diangka 1,65 persen. Ini lebih rendah dari nasional yang mencapai 2,32 persen. Kendati demikian, pihaknya harus mewaspadai peningkatan inflasi pasalnya riak-riak kenaikan dari transportasi udara sudah mulai sejak November ini.

Inflasi pada bulan November didominasi dari harga tiket pesawat disusul oleh komoditas perikanan. Meski transportasi udara meningkat, Inflasi tidak menanjak signifikan pasalnya masih bisa diredam bahan makanan.

"Komoditas penyumbang inflasi November 2018 itu di angkutan udara baik didukung oleh ikan-ikan, beruntungnya ini tidak bergerak tinggi karena diredam inflasi bahan makanan sehingga deflasi 0,14 disumbangkan sisi bahan makanan, artinya TPID dan Satgas Pangan bekerja dengan baik," kata Kepala BI Perwakilan Babel, Tantan dalam rakor TPID, di kantor BI, Selasa (4/12/2018).

Tantan menjelaskan peristiwa Lion Air JT 610 juga berdampak bagi penerbangan, terutama penurunan penumpang Lion Air JT 610. Meskipun demikian maskapai lain justru mengalami kenaikan harga.

Lebih lanjut, Tantan mengatakan penentuan tarif angkutan udara memang diatur dalam Permenhub no 14 tahun 2016 tentang tarif batas atas dan bawah harga tiket pesawat. Ia berharap, maskapai tidak menetapkan harga mendekati batas atas agar bisa mengendalikan inflasi.

"Sriwijaya Air kita pantau harga sudah naik mendekati Rp 1 juta, Lion Air mendekati Rp 500dan Garuda sudah tembus Rp 1,2 juta," sebutnya.

Tantan meminta, pihak maskapai mengkalkulasi tarif ini agar tidak menimbulkan gejolak dan berdampak pada inflasi.

"Di Desember ini ada Natal dan tahun baru, permintaan tiket pesawat pasti akan meningkat. Bagaimana meredam agar harga tidak mendekati di batas atas, memang tidak menyalahi aturan mendekati batas atas," ujarnya. 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved