Sebelum Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Habib Bahar Pernah Ditahan Gara-gara Lakukan Ini

Jauh sebelum terjerat kasus ujaran kebencian, Habib Bahar atau Bahar bin Smith pernah ditahan karena terlibat aksi anarki.

Sebelum Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Habib Bahar Pernah Ditahan Gara-gara Lakukan Ini
Instagram
Habib Bahar 

Jauh sebelum terjerat kasus ujaran kebencian, Habib Bahar atau Bahar bin Smith pernah ditahan karena terlibat aksi anarki.

BANGKAPOS.COM - Nama Habib Bahar atau Bahar bin Smith belakangan ini menjadi sorotan setelah dirinya terjerat kasus ujaran kebencian.

Kasus tersebut bermula dari viralnya sebuah video ceramah Bahar yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

Jauh sebelum Habib Bahar terjerat kasus ujaran kebencian, ia pernah ditahan karena terlibat aksi anarki pada 2012 silam.

Dilansir Tribunnews dari Kompas.com, Bahar pernah memimpin aksi sweeping pada Ramadhan Juli 2012.

Baca: Prabowo Pidato di Reuni 212: Kita Bangga dengan Islam yang Mempersatukan dan Menjaga Kedamaian

Sebanyak 100 orang menyerang dan merusak Kafe De Most yang terleatk di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/7/2012) malam.

Saat itu gerombolan yang mengenakan jaket bertuliskan Majelis Pembela Rasulullah (MPR) tersebut datang mengendarai sepeda motor.

Dua saksi menuturkan gerombolan massa tersebut kemudian masuk ke dalam dan berteriak meminta kafe ditutup,

Bahkan mereka menghancurkan kaca pos keamanan menggunakan stik golf dan benda tumpul lainnya.

Habib Bahar selaku pendiri MPR kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengrusakan Kafe De Most.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved