Tiga Kali Sidang Tuntutan Belum Siap, Terdakwa Teteskan Air Mata Saat Dengarkan Keterangan Istri

Karyawan swasta di Pangkalpinang mengalami kebuntuan hingga tiga kali sidang

Tiga Kali Sidang Tuntutan Belum Siap, Terdakwa Teteskan Air Mata Saat Dengarkan Keterangan Istri
Bangkapos/Yudha Palistian
Suasana persidangan di ruang tirta Pengadilan Negeri Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM -- Sidang perkara penggelapan uang senilai Rp. 808.069.080 yang menimpa karyawan swasta di Pangkalpinang, mengalami kebuntuan hingga tiga kali sidang sebab tuntutan belum selesai dikerjakan oleh Jaksa.

Sebelumnya saat sidang perdana yang bergulir sejak 30 Oktober lalu, Jaksa Penuntut Umum (Ferdiyan) dalam surat dakwaan menyebutkan terdakwa dijerat dengan pasal 374 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Sidang kasus penggelapan tersebut, dipimpin oleh Ketua hakim (Sri Endang) dan anggota hakim (Corry Oktarina dan Siti H Siregar) di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Berdasarkan jadwal persidangan yang sudah bergulir, seharusnya pembacaan tuntutan digelar pada Kamis (22/11) namun molor menjadi Selasa (27/11) dan Kamis (29/11).

Jaksa mengatakan di dalam persidangan berkas tuntutan belum selesai dikerjakan, sehingga hakim memutuskan untuk menunda persidangan.

Terdakwa ditangkap di Samarinda, Kalimatan Timur dengan membawa yang perusahaan senilai Rp 808.069.080, tetapi tersisa Rp 202.000.851 saja.

"Karena uangnya sudah digunakan untuk menikah lagi, menyicil mobil, membeli kalung sebagai emas kawin, dan untuk judi online," papar Jaksa.

Disisi lain, Devi merupakan istri dari terdakwa pun turut memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang sebelumnya.

Terdakwa pun sempat menitikkan air mata ketika mendengarkan keterangan dari istri pertamanya itu.

"Saya sakit hati sekali, saya wanita dan masih isteri sah dia tetapi saya dibeginikan, selama di rumah ia tak selayaknya sebagai pasangan suami isteri, tidak pernah curhat, tidak pernah berkeluh kesah, hingga saya tidak tahu kalau dia melakukan penggelapan uang dan menikah lagi," ungkap istri terdakwa sambil menahan air mata diruang sidang tirta.

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved