Jadi Dibangun Jembatan Jarak Tempuh Babel-Sumsel Hanya 10 Menit

Jika dibangun jembatan Bangka-Sumatera Selatan dengan jarak tempuh 13,6 kilo ini hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 10 menit

Jadi Dibangun Jembatan Jarak Tempuh Babel-Sumsel Hanya 10 Menit
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala Dinas Perhubungan Babel, KA Tajjudin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajjudin mengatakan jika dibangun jembatan Bangka-Sumatera Selatan dengan jarak tempuh 13,6 kilo ini hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 10 menit untuk menghubungkan dua provinsi ini.

Tajjudin menjelaskan dari sisi transportasi, terhubungnya dua provinsi ini, secara langsung akan mempermudah distribusi barang dan orang.

Sebagaimana diketahui selama ini Babel masih ketergantungan dengan provinsi lain untuk mensuplai bahan pangan termasuk dari Sumsel.

Selama ini, diketahui untuk menjangkau dua provinsi ini hanya bisa menggunakan transportasi jalur laut dan udara.

Jalur darat Ini menjadi alternatif pilihan transportasi baru bagi masyarakat.

Berdirinya jembatan ini, juga diyakini akan bisa menekan harga beberapa komoditas, menekan inflasi, karena berkurangnya biaya angkut yang juga berdampak pada percepatan menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Selama ini masyarakat hanya punya alternatif udara dan laut, hadirnya jembatan ini memberikan alternatif pilihan dengan jarak tempuh 13,5 kilo, kurang lebih hanya 10 menit dari Sebagin bisa sampai ke Selapan, ini bisa menekan biaya angkut," kata Tajjudin, Rabu (5/12/2018).

Dijelaskan Tajjudin, saat untuk distribusi barang dan orang secara laut kadang masih terganggu faktor cuaca seperti pasang surut air laut, begitu pula dengan transportasi udara yang ongkos angkutnya lebih tinggi.

"Ini upaya untuk percepatan pembangunan perekonomian. Lancarnya arus distribusi berdampak pada kelancaran ekonomi yang berpengaruh pada harga barang yang lebih murah dengan jarak tempuh yang dekat," jelasnya.

Kedepannya, Pemprov Babel merencanakan akan adanya pelabuhan internasional di Babel yang bisa langsung melakukan ekspor.

Selama ini masih tersentral di Tanjung Priok Jakarta dan Tanjung Perak, Surabaya.

"Kita berharap ada pelabuhan utama yang bisa menjadi pelabuhan yang internasional. Komoditas yang dikirim menggunakan ini disamping dari Babel, juga dari wilayah sumbagsel misalnya dari Palembang, Jambi, Lampung mereka bisa kirim barang, container ini dibawa melalui jalur darat ke Babel dengan Jembatan Bangka-Sumsel," tambahnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved