Limbah Aktivitas Tambang Inkonvensional di DAS Belar Cemari Sawah Petani

Kabid Perda Satpol PP Bangka Selatan Ali Akbar, menyebut dari temuan pihaknya di lapangan, kurang lebih ada sekitar 50 ponton TI

Limbah Aktivitas Tambang Inkonvensional di DAS Belar Cemari Sawah Petani
ist sat pol pp Basel
Aktivitas penambangan di Daerah Alirah Sungai (DAS) Sungai Belar, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (5/12/2018) 

BANGKAPOS.COM -- Kabid Perda Satpol PP Bangka Selatan Ali Akbar, menyebut dari temuan pihaknya di lapangan, kurang lebih ada sekitar 50 ponton tambang inkonvensional (TI) Rajuk yang merambah DAS Belar, Desa Ranggung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (5/12/2018)

Namun, sulitnya medan serta keterbatasan personil serta sarana prasarana membuat pihaknya tidak bisa berbuat maksimal. Ironisnya lagi menurut Ali, limbah aktivitas penambangan tersebut mencemari irigasi dan sawah masyarakat.

"Kurang lebih ada sekitar 50 ponton yang kami temukan, cuma karena medan masuk ke lokasi nya sulit, dan kami tadi pun terpaksa harus pakai speed, karena air alur nya dalam. Yang lebih disayangkan nya lagi limbah aktivitas tambang ini mencemari, sawah petani," bebernya.

Kendati belum maksimal, namun menurut Ali, pihaknya telah mendata para penambang. Termasuk, meminta para penambang angkat kaki dari wilayah tersebut. Jika tidak, pihaknya mengecam akan mengambil tindakan tegas.

"Tadi mereka sudah kami data, dan kami minta angkat kaki dan membongkar peralatan tambang. Kalau tetap tidak diindahkan kami akan mengambil tindakan tegas," tegas Ali mewakili Kasat Pol PP Saut Ritonga, Rabu (5/12/2018) petang tadi.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved