Disebut Tersangkut Kasus Kosmetik Ilegal, Begini Respon Pedangdut Via Vallen

Nama pedangdut Via Vallen disebut di pengungkapan kasus produk kecantikan ilegal di Kediri, Jawa Timur.

Disebut Tersangkut Kasus Kosmetik Ilegal, Begini Respon Pedangdut Via Vallen
instagram
Via Vallen 

BANGKAPOS.COM - Nama pedangdut Via Vallen disebut di pengungkapan kasus produk kecantikan ilegal di Kediri, Jawa Timur.

Dikutip TribunJakarta.com dari TribunJatim, peredaran produk kecantikan ilegal dan oplosan milik KIL diungkap Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kosmetik ilegal beromzet ratusan juta rupiah per bulannya itu ternyata juga telah beredar di pasaran.

//

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan, guna melancarkan bisnisnya, tersangka berinisial KIL pernah menggandeng beberapa artis ibu kota.

Barung menyebutkan ada sekitar enam artis yang sedang naik daun digunakan KIL demi meningkatkan pemasaran.

//

Berdasarkan pengakuan KIL, keenam artis itu sengaja diendorse (disponsori) untuk meningkatkan pamor produknya.

Satu dari keenam artis tersebut diduga adalah Via Vallen.

Pantauan TribunJakarta.com Via Vallen akhirnya memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Baca: Inilah 5 ART Artis yang Punya Gaji Fantastis Tak Kalah dari Majikannya

hal itu bermula dari berita soal nama Via Vallen yang dikaitkan dengan pengungkapan kasus produk kecantikan ilegal itu viral di Instagram.

Salah seorang follower Via Vallen lantas bertanya kepada pelantun lagu Sayang itu soal kejelasan kasus tersebut.

"Itu gimana kabar di Lambe Turah? kenapa harus dibawa-bawa kamu?"

Via Vallen mengaku dirinya menikmati segala ujian yang diberikan tuhan kepadanya.

Pasalnya Via Vallen percaya tuhan tak akan memberikan ujian di luar kemampuan seorang manusia.

Ia meminta pengikutnnya untuk santai dalam menanggapi permasalahan itu.

"Sudah dinikmatin saja, Allah enggak akan ngasih ujian di luar batas kemampuan manusia, jadi slow aja," tulis Via Vallen dikutip TribunJakarta dari laman Instagram, pada Rabu (5/12/2018).

Terpisah Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, terungkapnya kasus itu bermula dari pengaduan masyarakat

Seusai menerima aduan itu, personel Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim lantas menelusurinya.

Seketika itu, ada temuan di sebuah rumah produksi yang berada di Kabupaten Kediri.

Produk di rumah produksi tersebut belum mengantongi izin dari BPOM.

Baca: Inilah 5 Fakta Kenapa Koneng Pilih Berhenti Kerja Jadi Pengasuh Gempi Anak Gisell dan Gading Marten

Komentar Via Vallen
Komentar Via Vallen (Instagram Via Vallen)

"Sudah dijual, padahal sejumlah produk yang dibuat tersangka (KIL) belum memperoleh izin dari Dinas Kesehatan dan BPOM," ujar Barung, Selasa (4/12/2018).

Barung menambahkan, didalam rumah itu, ada praktik beserta penjualan berbagai item dari produk kecantikan menggunakan label DSC.

KIL mengaku, dirinyalah yang mengelola beragam produk dan aktivitas dalam rumah yang digrebek itu.

Kini, KIL telah berstatus tersangka dan ditahan di Sundit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim.

Nama Via Vallen Dicatut

Pedangdut Via Vallen menyebut namanya dicatut di sebuah acara di Surabaya.

Via Vallen lantas membeberkan perlakuan pihak penyelenggara acara tersebut kepadannya.

Melihat hal itu, Anji Manji memberikan komentar dan menyayangkan sikap penyelengara acara tersebut.

Awalnya Via Vallen menjelaskan pada 31 Desember 2018 dirinya tak mengisi acara di Surabaya itu sebagaimana diklaim pihak penyelenggara.

"Mohon maaf saya cuma mau klarifikasi bahwa pada tanggal 31 Desember 2018, saya tidak ada di event yang ada di foto ini," tulis Via Vallen.

Pernyataan tersebut disampaikan Via Vallen melalui media sosial, Instagramn pada Senin (3/12/2018).

Via Vallen juga mengunggah poster acara itu yang memuat foto dan nama dirinya .

Via Vallen membeberkan permasalahannya dengan penyelenggara acara itu.

Menurut Via Vallen pihak penyelenggara tidak melakukan penyelesaian pembayaran yang telah disepakati diawal.

"Karena tidak adanya penyelesaian kewajiban yang sudah ditentukan sampai batas waktu yang sudah disepakati bersama hingga berkali-kali," tulis Via Vallen.

Tak hanya itu, Via Vallen mengatakan penyelenggara acara itu bahkan melakukan sebuah kesalahan fatal.

Via Vallen menjelaskan penyelenggara sempat mengirimkan bukti tranfer penyelesaian pembayaran.

Namun setelah dicek oleh pihak Via Vallen penyelesaian pembayaran itu nihil.

"Yang paling fatal mereka berani mengirimi foto bukti transfer tapi ketika di cek di rekening kami tidak ada transaksi dari mereka," tulis Via Vallen.

Via Vallen mengatakan tujuannya membeberkan keluakan penyelanggara acara itu agar tak ada lagi pihak yang dirugikan seperti dirinya.

Pasalnya sampai saat ini menurut Via Vallen pihak penyelenggara tetap mempromosikan acara tersebut.

"Tujuan saya klarifikasi disini agar tidak ada lagi pihak yang dirugikan, karena sampai detik ini berdasarkan pantauan managemen saya promo acara ini masih beredar," tulis Via Vallen.

Anji Manji yang nama dan foto dirinya juga terdapat di poster acara tersebut memberikan komentar terhadap pernyataan Via Vallen.

Anji Manji mengatakan beberapa penggemarnya sudah memesan tempat di acara tersebut.

Ia menilai bukti transfer palsu yang dikirimkan penyelenggara kepada Via Vallen adalah sesuatu yang amat fatal.

"Ada Temen Anji yang sudah reservasi tempat. Bukti transfer palsu itu fatal sih ya. Berani sekali penyelnggarannya," tulis Anji Manji dikolom komentar.

Komentar Anji Manji
Komentar Anji Manji (Instagram Via Vallen)

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Namanya Disebut dalam Pengungkapan Kasus Produk Kecantikan Ilegal, Via Vallen: Dinikmatin Aja.

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved