Kisah Mengerikan Joe Metheny, Kanibal yang Perkosa Tengkorak dan Menjual Daging Korbannya

Pada 1996, Joe "Si Kanibal" Metheny masuk dalam daftar pembunuh berantai yang memutuskan untuk memotong tubuh korban untuk kemudian disajikan

Kisah Mengerikan Joe Metheny, Kanibal yang Perkosa Tengkorak dan Menjual Daging Korbannya
express.co.uk
Joe Roy Metheny si Kanibal 

BANGKAPOS.COM--Pada 1996, Joe "Si Kanibal" Metheny masuk dalam daftar pembunuh berantai yang memutuskan untuk memotong tubuh korban untuk kemudian disajikan kepada orang lain sebagai makanan.

Dia mengaku telah membunuh beberapa wanita, memotong-motong tubuh mereka, dan kemudian memberi daging dari korbannya itu kepada pelanggannya di kios BBQ-nya.

Mengubah semua orang menjadi kanibal tanpa mereka sadari.

Metheny juga bekerja sebagai sopir truk dan mengaku bahwa pembunuhan pertamanya dimotivasi oleh tindakan pacarnya, yang menelantarkan anak mereka karena dia merupakan seorang pecandu narkoba.

Joe Roy Metheny
express.co.uk
Joe Roy Metheny

Dia terus membunuh sejak saat itu, dan berakhir dengan sekitar sembilan korban - setidaknya begitulah klaimnya.

Joe Roy Metheny lahir pada tahun 1955 dan tumbuh menjadi salah satu dari beberapa pembunuh yang menjual daging manusia sebagai makanan di awal 1990-an.

Sekitar 20 tahun setelah menjalani dua hukuman seumur hidup, Metheny ditemukan tewas di selnya pada Agustus 2018.

Menyajikan Daging Korbannya Untuk Pelanggan Di Kios BBQ-nya

Ilustrasi BBQ
Kevin H./flickr/CC-BY-NC-ND 2.0
Ilustrasi BBQ

Metheny mengaku membunuh dua wanita - Kimberly Spicer dan Catherine Ann Magaziner - sebelum memotong-motong mereka dan memasukkan daging mereka ke dalam wadah Tupperware yang disimpannya di trailernya.

Kemudian, dia memutuskan untuk membuka tempat BBQ kecil di sisi jalan Maryland yang sibuk dan melayani pelanggannya yang tidak curiga bahwa daging yang disajikan merupakan daging manusia.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved