Advertorial

Team Safety Riding Honda Asia Surya Perkasa Gelar Safety Riding Education di SMP N 2 Pangkalpinang

Team Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali menggelar Safety Riding Education for Under High School

Team Safety Riding Honda Asia Surya Perkasa Gelar Safety Riding Education di SMP N 2 Pangkalpinang
Dok, Honda ASP
Safety Riding Education for Under High School di SMPN 2 Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM--Team Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali menggelar Safety Riding Education for Under High School di SMP N 2 Pangkalpinang pada Rabu, 05/12/2018.

Kedatangan tim Safety Indonesia disambut baik oleh pihak sekolah. Melalui sambutan ibu Marlina selaku Kepala SMP N 2 menjelaskan bahwa kegiatan edukasi seperti ini dibutuhkan oleh para siswanya, agar para siswa menjadi lebih tertib dan aman saat berkendara.

Seperti biasanya, team mengedukasi siswa siswi terpilih yang nantinya akan menjadi instruktur safety riding bagi teman-teman sekolah, sahabat, dan keluarga mereka.

Sosialisasi ini, juga merupakan wujud kepedulian Honda kepada para pengendara sepeda motor khususnya sepeda motor Honda.

Honda motor sebagai salah satu produsen besar sepeda motor di Indonesia, Honda juga gencar dalam menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bauk di sekolah, instansi pemerintah, bahkan langsung ke masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan oleh Rigo selaku instruktur dari tim safety riding Honda terkait penyebab-penyebab kecelakaan yang sering terjadi.

"Penyebab kecelakaan di jalan raya dapat kita kelompokkan menjadi 3 kelompok, yakni berdasarkan manusia, lingkungan dan kendaraan. Bisa karena ketika sedang emosi kita mengendarai kendaraan akan menyebabkan kecelakaan, lalu kondisi motor yang kurang baik serta jalanan yang licin akibat hujan." Jelas Rigo dihadapan para siswa dan guru yang hadir.

Kemudian dilanjutkan dengan materi Teknik dasar berkendara meliputi atribut keamanan wajib yang harus digunakan ketika berkendara seperti Helm, pakaian baju dan celana panjang, sarung tangan full cover, dan sepatu. Selain itu juga Rahardi menjelaskan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar, teknik pengereman, tekning menikung, serta cara memeriksa kendaraan sebelum digunakan.

Dijelaskan oleh Rahardi dalam teknik pengereman

"Untuk mengerem yang baik terutama untuk motor model sport, kita tidak boleh menggunakan rem depan saja atau rem belakang saja. Namun ketika ngerem, harus ada kolaborasi antara rem depan dan belakang, 70 persen harus menggunakan rem belakang dan 30 persen menggunakan rem depan," jelasnya

Honda sebagai produsen besar sepeda motor di dunia terus berinovasi dan mengembangkan teknologi yang aman guna menunjang keamanan para pengendaranya.

Beberapa teknologi yang dikembangkan seperti Combi Brake System (CBS) dimana teknologi pengereman ini memungkinkan pengereman depan dan belakang dilakukan secara bersamaan agar sepeda motor bisa berhenti dengan sempurna dan aman.

Honda juga selalu mengkampanyekan tagline safety Indonesia #Cari_aman. Melalui tagline inu, Honda berharap bisa lebih dekat dan diterima dengan mudah oleh masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.

Honda menganggap atribut berkendara seperti helm, sarung tangan, jaket, sepatu dan lainnya bujan sekedar atribut untuk keselamatan, melainkan juga merupakan bagian dari fashion atau life style.

Karena berkendara gak sekedar aman tapi juga gaya. Selalu #Cari_aman sebelum berkendara bersama Honda.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved