Video : Dugaan Korupsi Proyek Pipa PDAM Merawang, Empat Tersangka Ditahan

Pihak Pidsus Kejari Bangka saat tahap dua langsung melakukan pemeriksaan berkas, termasuk introgasi pada para tersangka. Sedikitnya ada empat orang

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) rehabilitasi pipa transmisi PDAM Merawang Bangka, kembali mencuat.

Kali ini Pihak Penyidik Kejati Babel melaksakaan tahap dua perkara ke Pihak Kejari Bangka. Empat orang tersangka dipastikan ditahan pasca pelimpahan tersebut, Kamis (6/12/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka, R Jeffri Huawe diwakili Kepala Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Aditia Sualeman dikonfirmasi Bangka Pos, Kamis (6/12/2018) mengakuinya. Proses tahap dua perkara dilakukan sesuai prosedur.

"Hari ini tahap duanya, dari Kejati Babel ke Kejari Bangka," kata Aditia.

Pihak Pidsus Kejari Bangka saat tahap dua langsung melakukan pemeriksaan berkas, termasuk introgasi pada para tersangka. Sedikitnya ada empat orang tersangka yang dihadirkan saat agenda tahap dua yang dmaksud berlangsung di Sungailiat.

"Tersangkanya ada empat orang, masing-masing Ir Abdurroni, MT., Ir. M. Riffani, Mulyanto, Yuda Suara alias Aloi. Status mereka semuanya (tersangka) ditahan di Rutan (Rumah Tahanan) Tuatunu Pangkalpinang," katanya.

Jaksa Kejari Bangka berkoordinasi dengan pihak Kejati Babel telah melakukan berbagai langkah. Upaya itu dimaksudkan agar proses hukum para tersangka segera sampai di "meja hijau'.

Saat penyidikan berlangsung para tersangka dijerat Undang-Undang RI, tentang pemberantasan Tipikor.

"Semua primair Pasal 2 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 KUHP, subsidiair Pasal 3 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 KUHP," kata Aditia seraya menyebut perbuatan para tersangka, diduga menyebabkan negara menderita kerugian Rp 2.950.589.335,-.

Mengenai kronologis munculnya perkara dijelaskan Aditia secara rinci. Kasus itu berawal Tahun 2016 saat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Pr Direktorat SDA Wil Sumatera VII melaksanakan kegiatan rehab pipa transmisi Kolong Merawang menggunakan dana sebesar Rp 4.761.000.000.

"Yang mana (tender proyek ini) dimenangi oleh PT Rian Makmur Jaya," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved