Belasan Warga Perlang Datangi DPRD Bateng, Pertanyakan Izin Pasir Kuarsa di Daerahnya

Perwakilan masyarakat Perlang itu, mendatangi kantor DPRD untuk mempertanyakan izin dan aktifitas

Belasan Warga Perlang Datangi DPRD Bateng, Pertanyakan Izin  Pasir Kuarsa di Daerahnya
Bangkapos/Riki Pratama
Belasan warga yang berasal dari Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah melakukan audiensi bersama pimpinan dan wakil DPRD Bangka Tengah, pada Jumat (7/12/2018) di kantor DPRD. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Belasan warga yang berasal dari Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah melakukan audiensi bersama pimpinan dan wakil DPRD Bangka Tengah, pada Jumat (7/12/2018) di kantor DPRD.

Perwakilan masyarakat Perlang itu, mendatangi kantor DPRD untuk mempertanyakan izin dan aktifitas perusahaan tambang pasir kuarsa PT Walitampas di Desa Perlang di Desa mereka.

"Mereka menuntut untuk di tutup terkait Perusahan tambang Walitampas, mereka mempertanyakan izinya, mereka beranggapan belum ada, dan belum lengkap, minta di hentikan,

kedua beranggapan hadirnya perusahaan ini bisa menciptakan kondisi warga yang terkotak kotak, sehingga menuntut untuk dihentikan biar desa kondusif,"jelas Wakil Ketua DPRD Bateng Apri Panzupi kepada wartawan, Jumat (7/12/2017)

Ia menambahkan dalam kesempatan itu, pihak DPRD akan mencari solusi dan mencari serta menelusuri mengenai izin yang dimiliki oleh PT Walitampas.

"Kita ketahui sejak lama perusahaan sempat terhenti, dan kembali jalan, dan beropersasi, langka kita, kita telusuri dahulu izin, karena pihak perusahaan mengklaim izin sudah lengkap,"lanjutnya.

Namun menurut, Apri pihak DPRD bukan tidak menginginkan ada investasi di Kabupaten Bateng, namun perlu adanya harmonisasi antara pihak investor dan masyarakat sekitar agar sama sama mendapatkan manfaatnya.

"Kita mendukung apa yang di inginkan masyarakat, tetapi kami juga bukan anti investasi kita bersyukur dengan adanya investasi ini, namun kita juga perlu kehadiran investasi itu lebih banyak manfaatnya dari pada mudoratnya dan antara masyarakat dengan investornya harus saling harmonisasi," lanjutnya

Untuk tindak lanjut DPRD, sambung Apri pihaknya akan menelusuri dahulu dokumen yang dimiliki oleh perusahaan tambang pasir kuarsa Walitampas.

"Setelah menampung aspirasi warga, kita langsung tindak lanjuti, kami akan telusuri dokumen perizinan mereka,"harapnya

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved