Heris Sunandar Dituntut Empat Tahun, Pengacara Minta Hukuman Ringan

Terdakwa diadili karena melakukan aktifitas penambangan timah tanpa ijin di kawasan Hutan Produksi (HP) Desa Cit Kecamatan Riausilip Bangka

Heris Sunandar Dituntut Empat Tahun, Pengacara Minta Hukuman Ringan
IST/Kiriman Budiono
Budiono, Penasihat Hukum Terdakwa Heris Sunandar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Heris Sunandar dituntut pidana empat tahun penjara. Terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp 1,5 miliar, subsider enam bulan kurungan.

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Ari Pratama ini ditanggapi oleh Budiono, Penasihat Hukum Terdakwa Heris Sunandar, Jum'at (7/12/2018).

Terdakwa menurut JPU telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 89 Ayat (1) huruf b jo Pasal 17 Ayat (1) huruf a Undang Undang RI Nomor 18 Tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Terdakwa diadili karena melakukan aktifitas penambangan timah tanpa ijin di kawasan Hutan Produksi (HP) Desa Cit Kecamatan Riausilip Bangka, beberapa waktu lalu.

Ia kemudian ditangkap oleh Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut RI.

"Atas tuntutan JPU tersebut, Kamis (6/12/2018) kemarin, maka hari ini, Jumat Tanggal 7 Desember 2018, kami selaku penasehat hukum terdakwa telah menyampaikan nota pembelaan atau pledoi)," kata Budiono, Penasihat Hukum Terdakwa Heris Sunandar kepada Bangka Pos, usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Jumat (7/12/2018).

Dalam nota pembelaan (pledoi) intinya, Budiono memohon kepada majelis hakim yang menangani dan memeriksa perkara tersebut agar dapat menjatuhkan pidana ringan pada kliennya.

"Yaitu pidana seadil-adilnya dan seringan-ringannya berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa," harap Budiono seraya menyatakan, vonis akan dibacakan hakim, Kamis mendatang.(bangkapos/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved