Kisah Skuadron 101 Israel, Diisi Relawan Asing dan Sukses Rontokan 35 Pesawat Lawan

Skuadron 101 Israel dibentuk pada 20 Mei 1948, enam hari setelah Israel mendeklarasikan kemerdekaannya dan diisi sebagian besar oleh

Kisah Skuadron 101 Israel, Diisi Relawan Asing dan Sukses Rontokan 35 Pesawat Lawan
time of israel
Modi Alon, pilot pesawat tempur Israel berpartisipasi dalam sortie tempur pertama IAF pada 29 Mei 1948 

BANGKAPOS.COM--Setelah penarikan pasukan Inggris pada 1948, seluruh pembatasan terhadap imigrasi orang Yahudi ke Palestina lenyap.

Kemudian, Chel Ha'Avir (Angkatan Udara Israel) segera melakukan perubahan-perubahan penting guna memperkuat angkatan udaranya.

Angkatan Udara Israel  itu segera diisi dengan para sukarelawan berpengalaman dari luar negeri.

Dikenal dengan sebutan Machal, sukarelawan asing ini segera menduduki jabatan-jabatan penting.

Hampir dua pertiga pilot yang dimiliki Chel Ha'Avir adalah orang asing.

Machal terutama berasal dari negara-negara berbahasa Inggris.

Beberapa dari mereka adalah orang Yahudi, sementara yang lainnya non-Yahudi.

Banyak di antara mereka adalah orang idealis, namun beberapa lainnya adalah tentara bayaran.

Satu-satunya hal yang menyatukan mereka adalah keinginan untuk bertualang dan meraih kemenangan profesional.

P-51D Mustang
warthunder.com
P-51D Mustang

Skuadron 101 Israel dibentuk pada 20 Mei 1948, enam hari setelah Israel mendeklarasikan kemerdekaannya dan diisi sebagian besar oleh relawan asing.

//

Dalam salah satu penerbangan, beberapa dari 15 pesawat skuadron itu dipaksa mendarat di Yunani, dan segera disita, sehingga selama penerbangan berikutnya C-46 digunakan sebagai panduan navigasi.

Korvet juga telah disiapkan di lepas pantai jika ada pesawat yang harus membuang pilot agar dapat diselamatkan dari air.

Skuadron 101 bertanggung jawab atas kemenangan udara pertama Angkatan Udara Israel ketika pada tanggal 3 Juni 1948, Modi Alon, setelah lepas landas dari Bandara Herzliya, menembak jatuh sepasang C-47 Angkatan Udara Kerajaan Mesir yang baru saja mengebom Tel Aviv.

Di antara para sukarelawan asing ini, juga ada Rudy Auergarten dar Amerika yang mengakhiri tugasnya di Israel dengan tiga setengah kemenangan.

Contoh Pesawat menggunakan stiker skuadron 101: Avia S-199
warbirds.wikia.com
Contoh Pesawat menggunakan stiker skuadron 101: Avia S-199

Sosok lainnya adalah Misha Kenner, mantan pilot Strumovik dalam Angkatan Udara Uni Soviet.

Nilai penting dari keberadaan para pilot Machal bagi Israel ini terlihat dari sebuah statistik.

Dalam dua kampanye melawan Mesir selama empat bulan terkahir tahun 1948, sepertiga dari semua pesawat terbang Arab ditembak jatuh oleh pilot Machal.

Mereka adalah Denny Wilson, Jack Doyle, dan John McElroy.

Ketika perang berakhir, Skuadron 101 Israel itu telah merontokkan 35 pesawat terbang lawan.

Hebatnya, Israel hanya kehilangan satu buah pesawat akibat pertempuran udara.(*)

Artikel ini tayang di intisari-online dengan judul "Skuadron 101 Israel: Mengerikan Secara Statistik, Hingga Bikin Mesir Tak Berkutik"

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved