Pasca Disidak Wali Kota Molen, Dewan Pengawas Langsung Gelar Rapat dan Berikan Teguran

Pasca disidak Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) pada kemarin, Dewan Pengawas (Dewas) dan manajemen RSUD Depati Hamzah lan

Pasca Disidak Wali Kota Molen, Dewan Pengawas Langsung Gelar Rapat dan Berikan Teguran
(BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN)
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat sidak ke RSUD Depati Hamzah, Kamis (6/12/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Pasca disidak Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) pada Kamis (6/12/2018) kemarin, Dewan Pengawas (Dewas) dan manajemen RSUD Depati Hamzah langsung menggelar rapat, Jumat (7/12/2018).

Rapat berlangsung sekitar satu setengah jam di RSUD Depati Hamzah itu jiga dihadiri para dokter spesialis, kepala dinas kesehatan, dan manajemen rumah sakit.

Ketua Dewas RSUD Depati Hamzah Suparyono mengatakan, pihaknya meminta dan menekankan agar temuan seperti sidak kemarin tidak terulang kembali.

"Terlepas apapun alasannya, pasien menunggu sampai lama begitu, saya katakan itu tidak benar, tolong ke depan tidak terjadi lagi komplain-komplain pasien seperti itu," ucap Suparyono kepada Bangka Pos seusai rapat tersebut, Jumat (7/12/2018).

Suparyono menambahkan, pentingnya pelayanan yang mengedepankan sanyum, sapa, dan salam terhadap pasien.

Soal keramahan pelayanan ini diketahui juga mendapatkan komentar dan keluhan miring warganet pada link berita terkait yang dibagikan di laman fanspage Bangka Pos.

"Hadapi pasien itu dengan senyum. Walaupun pasien marah, jangan dihadapi marah. Di pelayanan, sesibuk apapun, hadapi dengan tersenyum. Pertama, itu ibadah, kedua pekerjaan berat jadi ringan, masyarakat senang," katanya.

Dokter spesialis dengan status ASN juga diingatkan mengenai posisi utama mereka. Suparyono mengatakan, profesi sebagai dokter ASN harus dikedepankan. "Jangan pelayanan di rumah sakit dijadikan pekerjaan sampingan.

Ini juga kami tekankan tadi," ucap lelaki yang jiga menjabat Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang tersebut.

Pada 2019, kata Suparyono, pemerintah telah menganggarkan peningkatan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dokter spesialis.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved