BPJ Promosikan KEK Pariwisata ke Agung Laksono

Mantan Menko Kesra HR. Agung Laksono mendukung destinasi pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Timur Sungailiat.

BPJ Promosikan KEK Pariwisata ke Agung Laksono
Bangka Pos/Iwan Satriawan
KUNJUNGAN--Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) HR. Agung Laksono mengunjungi pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Babel didampingi Ketua BPD PHRI Babel, Bambang Patijaya. 

BANGKA POS -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) HR. Agung Laksono mengunjungi pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Babel.

Kunjungan tersebut dalam rangka mendukung destinasi pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Timur Sungailiat.

Didampingi Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung, Bambang Patijaya, mantan Ketua DPR RI itu tampak menikmati keindahan gugusan alam yang tersaji di Pulau Bangka.

"Kita harus mengucapkan puji dan syukur atas kehadiran Allah SWT, keindahan yang dimiliki Indonesia khususnya di pulau Bangka, Babel ini luar biasa. Tuhan telah menganugerahkan kekayaan alam yang melimpah baik keindahan alam pantainya, wisata religi, budaya, kuliner seperti seafood ikan sudah saya rasakan," ujar Agung kala diwawancarai di Pantai Tanjung Pesona, Jumat (7/11).

Belum lagi lanjutnya, sumber daya alam seperti tambang yang sudah ada sejak zaman Belanda. Dan kekayaan alam di sini bukan hanya timah saja, ada juga mineral lain seperti logam tanah jarang (LTJ).

Menurutnya kekayaan alam ini belum termanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

"Saya melihat potensi pariwisata bisa berjalan dengan cita-cita apa yang sekarang berkembang untuk masyarakat Babel, khususnya yang telah disampaikan oleh pak Bambang Patijaya yakni sebuah terobosan baru, inovasi baru, dan gagasan besar. Namun, untuk mengaplikasikannya perlu waktu dan tenaga guna mengubah dari image Babel minning ditransformasikan ke Babel tourism," paparnya.

Agung pun sangat mendukung ide, inovasi, dan gagasan pak Bambang Patijaya mudah-mudahan bisa terwujud apalagi hadirnya KEK, yang akan lebih mempercepat lagi Bangka menjadi destinasi wisata yang profesional.

Terlebih accessibility (akses) menuju Bangka dari bandara Jakarta itu memakan waktu sekitar 55 menit, aksesnya lebih dekat. Dan ke depannya bisa terkoneksi dari penerbangan internasional menuju bandara di Bangka. Seperti penerbangan langsung dari Singapura, mungkin tidak sampai satu jam.

"Jadi saya akui pulau Bangka ini memiliki potensi yang besar baik dari sisi accessibility, sumber-sumber destinasi yang menarik, khas ragam kuliner, kebudayaan dan belum lagi objek wisata culture seperti barongsai, dan banyak lagi. Intinya pulau Bangka dan pulau Belitung ini memiliki keseimbangan yang manfaatnya besar bagi masyarakatnya terlebih hasil bumi seperti lada putih, sawit, dan lain-lain," dia menuturkan.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved