Leisure Bangka Belitung

Delapan Hektar Lahan Hutan Desa di Bukit Pret Dijadikan Kawasan Wisata

Pada kegiatan ini dilakukan penanaman bibit tanaman buah-buahan dan tanaman hutan dengan sistem agroforestri.

Delapan Hektar Lahan Hutan Desa di Bukit Pret Dijadikan Kawasan Wisata
bangkapos/nurhayati
Bupati Bangka Mulkan berfoto bersama anak-anak sekolah dasar saat kegiatan peringatan hari menanam pohon dengan menanam pohon buah-buahan, Sabtu (8/12/2018) di Hutan Bukit Pret, Desa Tiang Tara, Kecamatan Bakam. 

BANGKAPOS.COM --  Kepala Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Meinalina mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka, bekerjasama dengan Perangkat Desa Tiang Tara dan PT Gemilang Cahaya Mentari (GCM) melaksanakan kegiatan peringatan hari menanam pohon dengan menanam pohon buah-buahan,  Sabtu (8/12/2018) di Hutan Bukit Pret, Desa Tiang Tara, Kecamatan Bakam.

Pada kegiatan ini dilakukan penanaman bibit tanaman buah-buahan dan tanaman hutan dengan sistem agroforestri. Selain itu juga dilakukan penyerahan piagam dan plakat nominasi penghargaan Kalpataru Tahun 2018 dengan kategori Penyelamat Lingkungan oleh Bupati Bangka kepada Masyarakat Desa Dalil.

Menurutnya, tujuan menanam pohon ini untuk memasyarakatkan gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon, upaya mengantisipasi iklim global, degrasi, kerusakan hutan dan lahan, kerusakan lingkungan lainnya yang mengakibatkan penurunan produktifitas alam dan kelestarian lingkungan serta pelestarian hutan Desa Tiang Tara.

"Penanaman tanaman yang dilakukan adalah tanaman buah-buahan dan tanaman hutan dengan jenis tanaman pohon mangga, rambutan, mangis, matoa,  tanjung dan pinang dengan sistem agroforestri," jelas Meinalina.

Sedangkan tujuan pemberian nominasi kalpataru ini untuk meningkatkan kesadaran dan membuka peluang bagi berkembangnya inovasi dan kreatiftas serta mendorong prakarsa masyarakat dengan memberikan apresiasi dan motivasi kepada induvidu dan kelompok masyarakat dalam melakukan perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.

Diakuinya dari 54 pengusul untuk kategori penyelamat lingkungan di seluruh Indonesia diterima sebanyak 50 pengusul oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Sedangkan untuk masuk nominasi hanya enam pengusul di seluruh Indonesia.

"Kita dari Kabupaten Bangka termasuk dari lima pengusul penerima piagam dan plakat. Satu yang menerima kalpataru yaitu daerah Bali," kata, Meinalina.

Disampaikannya untuk luas lahan Hutan Desa di Bukit Pret, Tiang Tara ini terdiri dari 18 hektar. Hutan desa tersebut sebanyak 10 hektar dipertahankan untuk lahan konservasi dan delapan hektar untuk agro wisata

"Kami akan membina dan mengajukan hutan Desa Tiang Tara ini sebagai penyelamat lingkungan untuk kalpataru. Untuk masyarakat Desa Dalil kita akan kejar penghargaan kalpataru. Dari kecamatan-kecamatan bisa mengerakan desanya untuk mempertahankan hutan yang ada agar bisa mencapai kalpataru," harap Meinalina.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved