PAS Semester Ganjil, Satu Siswa SMKN 2 Pangkalpinang Mengikuti Ujian di Rumah

Dengan kondisi yang tidak memungkinkan Nurhayati mengikuti ujian PAS di sekolah, pihak sekolah memberikan

PAS Semester Ganjil, Satu Siswa SMKN 2 Pangkalpinang Mengikuti Ujian di Rumah
Ist
Dua orang guru pengawas PAS, saat melakukan pengawasan kepada seorang siswa mengikuti ujian semester ganjil di Rumah. Siswa kelas XII terbaring dirumah Karena mengalami musibah kecelakaan. 

BANGKAPOS. COM,  BANGKA-- Sebanyak 1.477 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pangkalpinang mengikuti ujian akhir semester.

Dalam penilaian akhir semester (PAS)  dimulai 3-7 Desember 2018 diikuti siswa kelas X, XI dan XII.

Pelaksanaan PAS disesuaikan kalender Pendidikan SMKN 2 Pangkalpinang. Dengan selesainya jadwal PAS, akan dilanjutkan dengan remidial dan pengembangan diri.

Adapun Untuk PAS semester ganjil ini ujian dilakukan dengan menggunakan paper test, tiap-tiap ruang ujian siswa diawasi oleh satu orang guru pengawas internal. 

Salah seorang siswa kelas XII KB,  Nurhayati mengikuti ujian PAS di rumah dikarenakan ia mengalami kecelakaan lalu lintas pada bulan Oktober 2018 lalu. 

Dengan kondisi yang tidak memungkinkan Nurhayati mengikuti ujian PAS di sekolah, pihak sekolah memberikan kesempatan untuk mengerjakan ujian di rumah dengan mengirimkan guru pengawas sebanyak dua orang ke rumah siswi tersebut.

Guru yang mengawas ujian PAS dirumah, Elly Gustifa, S.Pd menuturkan bahwa, intinya pihak keluarga Nurhayati mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak sekolah atas kemudahan yang diberikan kepada anaknya sehingga tetap bisa melaksanakan PAS.

Bahkan pihak keluarga pun menanyakan tentang bagaimana untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN).Karena sudah satu bulanan ini Nurhayati hanya terbaring ditempat tidur. 

Dimana Nurhayati tidak bisa tidur posisi miring apalagi harus berjalan dikarenakan kedua tulang pahanya patah dan dipasang pen untuk pemulihan. 

Ketua panitia ujian PAS, Rolan Dartony Sianturi, S.Pd mengemukakan bahwa, sekolah akan mengupayakan agar Nurhayati dapat mengikuti UN.

Mengingat UN akan dilaksanakan menggunakan sistem komputer yang akan berlangsung akhir Bulan Maret 2019.


Dikemukakan Rolan, siswa yang tidak bisa mengikuti ujian dan tidak bisa datang ke sekolah, khusus siswi yang kecelakaan itu, sekolah memberi kesempatan untuk mengerjakan ujian PAS nya dirumah.

Sekolah mengirimkan pengawas sebanyak 2 orang kerumah siswi selama ujian berlangsung.

Namun bagi siswa yang sakit/izin pribadi, nantinya sekolah memberi kesempatan untuk mengikuti ulangan susulan sesuai jadwal.(*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved