Ketua KONI Bangka Akui Mempertahan Lebih Sulit Daripada Merebut Gelar Juara Umum

Ketua KONI Kabupaten Bangka Denny Hasbi mengakui untuk mempertahankan prestasi Kontingen Kabupaten Bangka menjadi juara umum tidak mudah

Ketua KONI Bangka Akui Mempertahan Lebih Sulit Daripada Merebut Gelar Juara Umum
Bangka Pos / Nurhayati
Ketua KONI Kabupaten Bangja Denny Hasbi bersama rekannya memegang piala bergilir dan piala tetap Kontongen Kabupaten Bangka yang berhasil menjadi juara umum pertama di ajang Porpov V Babel 2018. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ketua KONI Kabupaten Bangka Denny Hasbi mengakui untuk mempertahankan prestasi Kontingen Kabupaten Bangka menjadi juara umum pertama diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bangka Belitung tidak mudah.

"Mempertahankan juara umum ini pekerjaan yang sulit karena untuk merebut sama mempertahankan itu ternyata lebih sulit pertahankan," ungkap Denny kepada bangkapos.com, Minggu (8/12/2018)

Diakuinya, ada beberapa cabang olahraga (cabor) perlu perhatian khusus, seperti yang tidak bisa meraih medali pihaknya akan menanyakan apa masalah yang dihadapi.

"Apakah ilmu pelatihnya sudah ketinggalan jaman, ya kita beri kesempatan pelatih ini untuk mengambil sertifikat atau lisensi di Jakarta ataupun mencari infornasi di pengurus besar masing-masing. Nanti mereka ada pelatihan khusus, KONI Bangka biayai pelatih itu," jelas Denny.

Selain itu juga melalui program coaching clinic yang sudah berlevel nasional maupun internasional akan didatangkan ke Kabupaten Bangka untuk melatih cabor-cabor yang ada di KONI Kabupaten Bangka.

"Kita memberikan suatu ilmu bagi pelatih di sini bahwa untuk menjadi juara itu tidak boleh dengan ilmu yang ada sekarang ini. Olahraga ini ilmunya selalu dinamis. Kami akan berusaha berkomunikasi dengan cabor-cabor ini," kata Denny.

Dia yakin jika para atlet dan pelatih dipersiapkan dengan matang jauh-jauh hari bisa berhasil karena olahraga butuh manajemen yang bagus agar menghasilkan prestasi.

Untuk penjaringan atlet ke depan, pihak KONI Kabupaten Bangka akan langsung turun ke bawah jemput bola terutama aset atlet KONI yakni para pelajar yang berprestasi dibidang olahraga.

"Kami akan datang ke sekolah-sekolah. Kami minta guru olahraganya, kami punya pelatih mereka bisa latihan. Untuk anak sekolah ini perlu dukungan dari orang tuanya. Kalau orang tuanya mengizinkan latihan di olahraga tertentu akan lebih mudah menjaring atlet," kata Denny.

Sedang dari segi sarana olahraga di Kabupaten Bangka Denny menilai tinggal memoles dengan renovasi tetapi secara umum sudah memenuhi syarat.

Namun untuk cabor menembak diakui Denny, perlu diberikan sarana memadai.

"Secara umum tinggal menambah sedikit-sedikit dibandingkan di daerah lain. Mungkin sarananya perlu dikembangkan lagi," saran Denny.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved