Bahar Buasan Minta Peternak Lokal Diberdayakan untuk Tingkatkan Kedaulatan Pangan

Bahar Buasan menyampaikan pentingnya pembangunan perternakan untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah.

Bahar Buasan Minta Peternak Lokal Diberdayakan untuk Tingkatkan Kedaulatan Pangan
Bangka Pos
Bahar Buasan Minta Peternak Lokal Diberdayakan untuk Tingkatkan Kedaulatan Pangan 

BANGKAPOS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Babel, Bahar Buasan menyampaikan pentingnya pembangunan perternakan untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah. Mengingat pentingnya ketersediaan stok protein agar tetap ada sebagai kebutuhan warga Babel, Bahar Buasan meminta pemerintah untuk perhatikan kebutuhan para peternak.

"Saya meminta Pemerintah untuk memperhatikan apa keluhan dan kebutuhan peternak lokal. Agar persediaan sumber protein kita sebagai warga Babel bisa terpenuhi. Bukan lagi dengan cara mengambil dari luar daerah," ujar Bahar Buasan.

Pembangunan sektor peternakan menurut Bahar berperan penting bagi kelangsungan perekonomian, apalagi saat kebutuhan pangan yang meningkat. Peran Pemerintah juga sangat dibutuhkan dalam hal tersebut.

"Peran peternakan di daerah menjadi penting untuk membangkitkan kemandirian, karena fungsi peternakan sebagai tabungan, akumulasi modal. Serta untuk menyuplai input bagi tanaman pangan melalui produksi kotoran yang dapat diolah menjadi pupuk," jelas Bahar Buasan.

Bahar menunjukkan bahwa para peternak tidak memiliki kekuatan mengontrol mekanisme produksi pangan dan kebijakannya. Hal ini disebabkan petani di daerah seringkali dicirikan dengan skala usaha yang kecil.

"Permasalahan-permasalahan seperti tidak seimbangnya supply dan demand produk ternak di pasar, kapasitas dan kapabilitas peternak yang masih rendah. Dan kurangnya inovasi dan teknologi menjadi tantangan bagi tercapainya kedaulatan pangan," ungkap Bahar Buasan, yang bertanggung jawab pada komite II DPD RI tersebut.

"Maka untuk memecahkan permasalahan tersebut diperlukan sinergi antara pada stakeholders yaitu pemerintah, peternak, masyarakat, peneliti, dan akademisi," tutup Bahar.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved