Soal Kasus Korupsi Cetak Sawah Kejati Babel Berencana Cek Lapangan

Kejaksaaan tingi Provinsi kepulauan Bangka Belitung berencana melakukan cek ke lapangan melihat langsung kondisi proyek cetak sawah

Soal Kasus Korupsi Cetak Sawah Kejati Babel Berencana Cek Lapangan
BANGKAPOS/Ryan
Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arland 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) memastikan jika perkara tindak pidana korupsi (tipikor) proyek cetak sawah senilai Rp 140 miliar tahun anggaran 2016 di wilayah Kabupaten Bangka masih dalam tahap penyidikan.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Babel, Edy Ermawan SH melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland SH kepada bangkapos.com, Senin (10/12/2018) mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan cek langsung turun ke lapangan melihat langsung kondisi sesungguhnya proyek kegiatan cetak sawah di lapangan.

"Dalam waktu dekat kita akan cek lagi di lapangan," tegasnya.

Kegiatan proyek cetak sawah  telah dilakukan oleh pihak intansi Dispertanbunak Provinsi Babel sejak tahun 2014 hingga 2017.

Kegiatan cetak sawah ini dilaksanakan di sejumlah wilayah/daerah Kabupaten se-Babel dengan luas total sekitar 7.800 hektar.

Sebelumnya tim penyidik pidsus Kejati Babel sudah melakukan penggeledahan terhadap kantor Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Dispertanbunak) Provinsi Babel.

Dari kegiatan penggeledahan oleh tim penyidik Pidsus saat itu berhasil mengamankan sejumlah dokumen atau berkas sedikitnya 128 item yang berkaitan dengan kegiatan proyek cetak sawah.

Dalam kasus ini, sudah ada satu tersangka yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved