Begini Tips Tidak Berat Bayar Pajak ala Bambang Patijaya

Bambang Patijaya memberikan motivasi dan cara jitu agar masyarakat, serta pelaku usaha membayar pajak di hadapan mahasiswa UBB.

Begini Tips Tidak Berat Bayar Pajak ala Bambang Patijaya
istimewa
Bambang Patijaya bersama perwakilan dari Kantor Pajak Pratama Bangka dan Badan Keuangan Daerah Babel hadir dalam Seminar Hukum Pajak di Lantai III Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur di Air Itam Pangkalpinang Babel, Senin (10/12). 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Pelaku Usaha Bambang Patijaya bersama perwakilan dari Kantor Pajak Pratama Bangka dan Badan Keuangan Daerah Babel hadir dalam Seminar Hukum Pajak di Lantai III Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur di Air Itam Pangkalpinang, Provinsi Babel.

Hadir sebagai narasumber, Bambang memberikan motivasi dan cara jitu agar masyarakat, serta pelaku usaha membayar pajak di hadapan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB).

Dari rilis yang diterima Bangka Pos Group, Senin (10/12), disampaikan Bambang, masyarakat maupun pengusaha hendaklah taat bayar pajak, sebab wajib pajak diatur UU Negara. Kepatuhan wajib pajak pribadi menjadi masalah penting yang harus segera dibenahi, mengingat pajak memiliki arti penting bagi pembangunan nasional.

"Kita tau banyak wajib pajak pribadi kurang memiliki kesadaran membayar pajak, misalnya terlambat bayar pajak atau mangkir. Kondisi ini terjadi karena lemahnya komitmen," ujarnya di hadapan Mahasiswa UBB di Kantor Gubernur, Pangkalpinang, Senin (10/11).

Putra daerah asal Babel itu pun membeberkan beberapa cara me-maintenance untuk membayar pajak. Pertama bagi pelaku dunia usaha, yang kegiatan usahanya sudah mulai membesar dan kompleks segera gunakan jasa konsultan pajak.

"Kedua setiap kegiatan bisnis, tarif pajak dimasukkan ke dalam struktur biaya yang sesuai dengan tarif perpajakannya. Kalau memang di situ bakal ada PPh, itu PPh nya dimasukkan ke dalam biaya untuk diperhitungkan, ada PPN diperhitungkan. Sehingga muncullah total biaya itu berapa, baru kemudian ada harga jual dan sebagainya intinya semua biaya dimasukkan," paparnya.

Ketiga lanjut pria yang akrab disapa BPJ itu adalah disiplin dan komitmen dalam membayar pajak, dengan beberapa hal ini maka dapat memotivasi para pelaku usaha untuk membayar pajaknya.

"Pada Maret 2018 kemarin, saya mendapat penghargaan dari Pemprov Babel dan Kakanwil DJP Sumsel Babel sebagai 10 besar pembayar pajak di Babel. Oleh karena itu, saya diminta oleh adik-adik mahasiswa berbagi wawasan sekaligus motivasi saya dalam membayar pajak. Sangat senang bisa berbagi wawasan tentang perpajakan dengan adik-adik mahasiswa. Orang bijak itu taat pajak," imbuhnya sembari tersenyum. (*/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved