Satu Poin Tak Bisa Dijawab Pihak Lion Air, DPRD dan Keluarga Korban Datangi Asuransi

Dalam pertemuan bersama dengan keluarga korban dan manajemen Lion Air, dari 3 permintaan pihak keluarga, hanya 2 yang disanggupi oleh pihak Lion Air

Satu Poin Tak Bisa Dijawab Pihak Lion Air, DPRD dan Keluarga Korban Datangi Asuransi
Bangka Pos / Hendra
Pertemuan keluarga korban pesawat Lion Air dengan DPRD Babel dan pihak manajemen Lion Air di DPRD Babel, Rabu (12/12/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya dalam pertemuan tersebut akan tetap memfasilitasi dan mendampingi keluarga korban. DPRD juga akan menjembatani untuk mempertemukan dengan pihak-pihak terkait.

Dalam pertemuan bersama dengan keluarga korban dan manajemen Lion Air, dari 3 permintaan pihak keluarga, hanya 2 yang disanggupi oleh pihak Lion Air.

Kesepakatan itu juga dituangkan dalam surat pernyataan dan akan disampaikan ke pihak-pihak yang terkait.

"Pertama mereka setuju untuk mencari korban yang belum ditemukan. Mereka berjanji dan komitmen paling lambat 17 desember ini kapal pencari korban akan tiba di perairan Karawang," kata Didit Srigusjaya, Rabu (12/12/2018).

Kemudian lanjut Didit, pihak Lion Air juga akan memfasilitasi untuk mempertemukan DPRD Babel, dan keluarga korban bertemu dengan pihak asuransi dan manajemen Lion Air.

Tapi, untuk menghilangkan pernyataan dalam perjanjian asuransi, agar keluarga korban tidak menuntut pihak manapun, pihak Lion Air tidak bisa memberikan jaminan.

Mereka tetap berpegang pada aturan yang ditetapkan oleh asuransi.

"Disini juga kita minta agar ada kehadiran pemerintah. Karenanya kita juga minta untuk bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan. Kalau cuma dirjen atau direktur-direktur kami tidak mau. Kita butuh bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan atau langsung ke Presiden saja," kata Didit.

Sementara pihak Lion Air dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasional Lion Air, Zuwingli Silalahi, didampingi juga oleh Insurance Officer Lion Air, Ganjar, serta staf lainnya. Kemudian ada juga Erwin dari KNKT.

Ganjar mengakui bila dari 3 permintaan tersebut hanya 2 yang bisa mereka jawab.

Sedangkan untuk menghilangkan poin sebagaimana diminta oleh pihak keluarga korban, yakni menghapus syarat-syarat yang dinilai memberatkan tidak bisa dijawab langsung.

"Soal pernyataan dari asuransi itu, kita hanya sebagai operator saja. Kita terikat dengan asuransi. Kebijakan lainnya diatur langsung oleh asuransi, termasuk terkait penyataan yang disampaikan ke keluarga korban," kata Ganjar.

Sedangkan untuk permintaan lainnya, melakukan pencarian korban yang belum ditemukan akan dilakukan oleh Lion Air.

Mereka bahkan sudah melakukan upaya mendatangkan kapal jenis MV yang saat ini masih berada di Singapura. (Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved