Rapat Paripurna DPRD Bateng Molor, Sebagian Tamu Undangan Terpaksa Izin Pulang

Memang masalahnya banyak, terkadang dari Fraksi dan anggota Dewannya sendiri, ya mungkin, hari ini berdasarkan laporan, ada anggota

Rapat Paripurna DPRD Bateng Molor, Sebagian Tamu Undangan Terpaksa Izin Pulang
Bangkapos/Riki Pratama
Pelaksanaan rapat Paripurna pengajuan Raperda Kabupaten Bangka Tengah, kembali molor, pada Kamis (13/12/2018) siang. Dijadwalkan berjalan pada pukul 09.00 WIB, pelaksanaan rapat molor hingga dua jam lamanya. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pelaksanaan rapat Paripurna pengajuan Raperda Kabupaten Bangka Tengah, kembali molor, pada Kamis (13/12/2018) siang.

Dijadwalkan berjalan pada pukul 09.00 WIB, pelaksanaan rapat molor hingga dua jam lamanya.

Dimana, dijadwalkan terdapat enam Raperda diajukan dan lima yang akan disahkan oleh DPRD Bangka Tengah.

Namun hingga pukul 10.59 baru segelintir anggota DPRD hadir, sehingga Ketua DPRD Algafry Rahman yang telah lama menunggu, belum bisa memulai jalanya rapat Paripurna, karena belum cukupnya anggota DPRD yang datang.

Pantauan bangkapos.com, hingga pukul 11.70 WIB, barulah para anggota DPRD satu persatu berdatangan, dan rapat baru dimulai pukul 11.30 WIB, namun terlambatnya pelaksanaan rapat, membuat sebagian tamu yang telah lama menunggu izin pulang, karena alasan ada kegiatan lainya.

Melihat, ketidak disiplinan anggota DPRD Bateng ini, Ketua Badan Kehormatan DPRD Syahran, mengatakan permasalahan disiplin ini, memang yang sering dialami oleh para anggota ketika ingin memulai rapat Paripurna.

Menurut Syahran, banyak alasan dan faktor lain, menyebabkan para wakil rakyat ini, telat ikut hadir dalam rapat paripurna yang merupakan tugas mereka.

"Memang masalahnya banyak, terkadang dari Fraksi dan anggota Dewannya sendiri, ya mungkin, hari ini berdasarkan laporan, ada anggota yang wisuda, keluarga meninggal dunia, itu yang terjadi, jadi ada kepentingan kepentingan mereka tidak ikut Paripurna dan kita maklumi,"kata Syahran kepada wartawan, Kamis (13/12/2018).

Namun, menurut Syahran keterlambatan pelaksaan rapat Paripurna selama ini, belum sampai membuat rapat tertunda.

"Tetapi belum sampai gagal, hanya sampai tertunda saja, kita untuk meningkatkan disiplin memang aturan dari fraksi yang berhak menegur anggotanya yang tidak hadir, bukan dari BK langsung,"katanya

Ia menambahkan, kedepan bahwa masih banyak aturan yang akan mereka tata, terkait tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anggota DPRD dalam menjalani tugasnya.

"Kedepan tata tertip harus di perjelas ,bukan artinya yang saat ini tidak jelas, tetapi sesuai aturan birokrasi saat ini dari fraksi yang hanya bisa menegur, kalau nanti diatur, seharusnya yang memiliki kewenangan dari BK yang langsung bisa menegurnya, dan memberikan sanksinya,"ujarnya.(bangkapos/riki)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved