Setiap Desa di Babel Rata-rata Akan Dapat Dana Desa Rp 1 Miliar

dana desa di Babel tahun 2019 meningkat menjadi Rp 309,8 miliar yang diperuntukkan bagi 309 desa dari tahun 2018 yang hanya Rp 264,30 miliar.

Setiap Desa di Babel Rata-rata Akan Dapat Dana Desa Rp 1 Miliar
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Bangka Belitung (Babel), Supendi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Bangka Belitung (Babel), Supendi, mengatakan dana desa di Babel tahun 2019 meningkat menjadi Rp 309,8 miliar yang diperuntukkan bagi 309 desa dari tahun 2018 yang hanya Rp 264,30 miliar.

Supendi menjelaskan, rata-rata desa di Babel akan mendapatkan dana desa dengan kisaran Rp 1 miliar/desa.

Pihaknya, berharap dana desa ini bisa betul-betul dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

"Dana desa ini untuk pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran, penyempurnaan padat karya tunai. Penyaluran berdasarkan pelaksanaan dan capaian output, kita juga berharap kapasitas SDM Desa dan pendamping desa ditingkatkan," kata Supendi, Kamis (13/12/2018).

Dirinya juga menginginkan jika dana desa ini menjadi stimulus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya sampaikan ke pak bupati, gimana dana desa ini bisa digunakan untuk BUMDes. Setiap desa itu one village one produk, dan kalau bisa ini berbeda setiap desa sehingga nantinya ada perdaganan produk," ujarnya.

Adapun alokasi dana desa tahun 2019 yakni, kabupaten Bangka Rp 59,7 miliar, Bangka Barat Rp 55,8 miliar, Bangka Tengah Rp 55,2 miliar, Bangka Selatan Rp 49,4 miliar, kabupaten Belitung Rp 46,6 miliar, dan Belitung Timur Rp 43,2 miliar.

Sementara itu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan peningkatan dana desa ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar bisa dirasakan masyarakat langsung.

"Tahun 2019 terjadi peningkatan dana yang diterima, khususnya desa. Pemanfaatan dana desa yang selama ini kurang pengawasan dapat di stressing oleh bupati, dan tahun ini walikota dapat dana kelurahan," katanya.

Erzaldi meyakini, jika dana desa dan dana kelurahan dimanfaatkan dengan optimal akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Rata-rata desa dapat Rp 1,002 M, artinya peningkatan dahsyat dari 800 M, kalau bisa dimanfaatkan optimal yakin dan percaya pembangunan akan sangat geliat positif mengingat besarnya dana desa," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved