Video Buronan Perampok Bos Timah Ditembak

Nasib Dadang alias BG berakhir tragis. Polisi menembak betis kirinya saat penyergapan terjadi.

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Nasib Dadang alias BG berakhir tragis. Polisi menembak betis kirinya saat penyergapan terjadi.

Pria ini merupakan tersangka kasus perampokan (Curas) yang terjadi Tahun 2017 lalu. Kini, Rabu (12/12/2018) pelaku mendekam dalam penjara Polres Bangka.

Kasus ini sebenarnya terjadi pada Tahun 2017. Ketika itu kediaman bos timah, Anton Lukito alias Dolok alias Alok (51), didatangi 'tamu tak diundang'. Sasaran pelaku, pasir timah di gudang samping rumah korban.

Namun aksi pelaku diketahui korban, sehingga seorang pelaku nekad membacok korban menggunakan sebilah senjata tajam.

Setelah melukai korban, lalu para pelaku melarikan diri.

Beberapa waktu kemudian, dua di antara empat pelaku yaitu, Ridwan dan Suhendra berhasil ditangkap dan telah diadili Tahun 2017 kemarin.

Setelah satu tahun lebih, polisi kembali berhasil meringkus pelaku ketiga, yaitu Dadang alias BG.

Dia ditangkap di kediamannya di Paritpadang Sungailiat Bangka, usai buron di beberapa tempat.

"Setelah kejadian saya lari, kerja TI (tambang timah inkonvensional) di Lubuk dan Koba (Bangka Tengah)," kata Dadang saat ditemui Bangka Pos di Mapolres Bangka, didampingi Kanit Buser Satreskrim Polres Bangka, Ipda Eka Zen, Rabu (12/12/2018).

Diakui Dadang, dua rekannya lebih dulu ditangkap, yaitu Ridwan dan Suhendra, yang kini sudah resmi menjadi narapidana di Lapas Bukitsemut Sungailiat Bangka. Sedangkan satu pelaku lagi, AT, masih dinyatakan buron.

"Waktu kejadian, yang bacok korban, rekan saya bernama Suhendra, dia sudah ditangkap dan divonis penjara. Suhendra sudah diadili bersama pelaku lainnya, yaitu Ridwan. Sedangkan posisi saya waktu kejadian di belakang Suhendra. Jadi bukan saya yang bacok korban," kata Dadang mengaku target operasi mereka ketika itu, hanya 30 kampil berisi pasir timah di rumah korban.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Rabu (12/12/2018) menyatakan, penangkapan Tersangka Dadang alias BG dilakukan dalam Operasi Tertib Menumbing 2018.

"Perkara 365 (Curas) ini terjadi Tahun 2017, dimana DD (Dadang) diduga melakukan pencurian timah di Daerah Limbang Jaya Sungailiat. Dua pelaku lainnya sudah lebih dulu diproses (Ridwan dan Suhendra sudah diadili). Sedangkan DD baru tertangkap tahun ini," kata Sophian menyebut, satu pelaku lainnya, AT masih dinyatakan buron.(bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved