Peduli HAM, Kabupaten Bangka Barat Dapat Penghargaan Dari Kemenkumham

Peraturan-peraturan baik di Perda atau Perbup tidak boleh ada yang diskriminatif, harus sesuai dengan

Peduli HAM, Kabupaten Bangka Barat Dapat Penghargaan Dari Kemenkumham
Ist/Markus
Wakil Bupati Bangka Barat Markus menerima penghargaan Kabupaten/kota peduli HAM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kabupaten Bangka Barat atas kepeduliannya dalam memandang Hak Asasi Manusia (HAM), baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari kementrian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkumham), Selasa (11/12/2018).

Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Wakil Bupati Bangka Barat Markus yang diserahkan oleh Menteri Kemenkumham Yassona Laoly di kantornya di Jakarta.

Kepada Bangkapos.com, Jumat (14/12/2018), Markus menyampaikan, penghargaan tersebut diberikan atas kepedulian pihaknya dalam membuat peraturan baik Perda maupun Perbup yang peduli dengan HAM.

" Peraturan-peraturan baik di Perda atau Perbup tidak boleh ada yang diskriminatif, harus sesuai dengan konstitusi, artinya dari penilaian Kemenkumham tidak ada Perda maupun Perbup di Babar yang diskriminatif karena itulah kami mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten peduli HAM," jelas Markus.

Dia menyampaikan, sebagai contoh dalam membuat Perda maupun Perbup, pihaknya selalu melibatkan seluruh steakholder.

Harapannya agar semua diperhatikan, tidak ada yang dibeda-bedakan. Karena siapaun itu memiliki hak dan kewajiban.

"Jadi dengan adanya penghargaan ini sekaligus memotivasi Pemkab kedepannya agar semakin baik dalam membuat peraturan-peraturan," ungkapnya.

Untuk diketahui, penilaian kota/kabupaten peduli HAM dilaksanakan berdasarkan Permenkumham (Peraturan Menteri Hukum dan HAM) Yasonna Laoly No 34 tahun 2016 tentang kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM. (*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved