Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air, Kepemilikan Saham Tak Berubah

Mantan GM Garuda Indonesia di Denpasar itu menjelaskan, KSO lebih mengarah ke kerja sama dalam bidang marketing dan manajemen perusahaan.

Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air, Kepemilikan Saham Tak Berubah
Dokumen Bangka Pos
Pesawat Sriwijaya Air 

BANGKAPOS.COM  - Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul mengatakan, perjanjian kerja sama operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia melalui anak perusahaannya, Citilink tidak melibatkan adanya akuisisi saham.

Laporan keuangan Sriwijaya Air group, lanjut Joseph, sepenuhnya bakal terpisah dari perusahaan milik BUMN itu.

"Sriwijaya (laporan keuangan) sendiri. Sama sekali tak ada konsolidasi. Kita itu tidak beli saham, kalau beli baru ada konsolidasi, sama sekali enggak ada," kata Joseph kepada Tribunnews.com di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018) malam.

Mantan GM Garuda Indonesia di Denpasar itu menjelaskan, KSO lebih mengarah ke kerja sama dalam bidang marketing dan manajemen perusahaan.

Hal itu dilakukan untuk mengangkat citra merek (brand image) maskapai tersebut.

"Tak ada perubahan signifikan. KSO seperti itu, kita manage marketing dan operasional Sriwijaya supaya lebih baik lagi. AOC (sertifikat operator penerbangan), pegawai tetap sama, Sriwijaya tetap dimiliki Lie brothers," ujarnya.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018)
Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (16/12/2018) (Tribunnews.com/Ria Anatasia)

Joseph menambahkan, KSO tersebut akan berlaku selama tiga tahun mendatang.

Dengan begitu, Garuda Indonesia Air group terdiri dari empat maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air dan NAM Air.

"Harapannya bisa lebih baik lagi, keluar dari krisis," pungkasnya.

Sejak penandatanganan pada Jumat (9/11/2018) lalu, Sriwijaya Air telah merombak jajaran komisaris dan direksinya. Kini, jabatan tertinggi di perusahaan itu diisi oleh para pejabat Garuda Indonesia.

Direktur Utama Sriwijaya adalah Joseph Adriaan Saul, yang sebelumnya GM Garuda Indonesia di Denpasar.

Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra akan merangkap sebagai Komisaris Utama Sriwijaya Air.

Dikabarkan Sriwijaya Air juga bakal memasukkan logo Garuda Indonesia ke semua armada pesawatnya, sekaligus membuat salah satu awak kabinnya mengenakan seragam Garuda Indonesia.

Hingga saat ini, kabar tersebut belum bisa dikonfirmasi pihak Sriwijaya Air.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Garuda Ambil Alih Operasional Sriwijaya, Kepemilikan Saham Tak Berubah

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved