Lokasi Dekat TPA Dijarah Penambang Mengunakan Alat Berat, Fasilitas Umum Terancam Rusak

Lokasi Dekat TPA Dijarah Penambang Mengunakan Alat Berat, Fasilitas Umum Terancam Rusak

Lokasi Dekat TPA Dijarah Penambang Mengunakan Alat Berat, Fasilitas Umum Terancam Rusak
Bangka Pos / Riki Pratama
Kawasan dekat pinggiran jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Bangka Tengah, yang berlokasi di Kelurahan Simpangperlang, Kecamatan Koba, pada Senin (17/12/2018) sore, digarap oleh para penambang dengan menggunakan Ekskavator 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tidak Jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Bangka Tengah, yang berlokasi di Kelurahan Simpangperlang, Kecamatan Koba, terdapat aktivitas penambangan mengunakan alat berat (Ekskavator).

Lokasi penambangan, sangat dekat dengan jalan umum, menuju lokasi TPA.

Selain itu, berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (17/12/2018) tampak para pekerja TI sedang bekerja, bunyi deru mesin serta semburan air lumpur dari pipa memanjang terlihat di lokasi tambang.

Tak hanya itu, sebagian dari pekerja terlihat tengah mencuci pasir di sakan.

Lubang bekas kerukan ekskavator terlihat menganga di pinggiran jalan menuju TPA, jarak antara jalan umum dengan lokasi tambang yang hanya belasan meter, dikhawatirkan merusak jalan dan menyebabkan longsornya jalan menuju TPA.

Anggota Komisi III DPRD Bangka Tengah, Pahlivi Syahrun juga meminta kepada semua pihak yang menambang untuk mematuhi aturan, dan tidak merusak fasilitas umum jalan menuju TPA.

"Saya selaku anggota DPRD meminta semua pihak silakan saja menambang sesuai dengan aturan, tetapi jangan sampai merusak fasilitas negara, yang dibiaya negara dan daerah, fasilitas TPA milik negara akses ke sana harusnya di jaga,"jelas Pahlevi kepada wartawan, Senin (17/12/2018)

Ia menambahkan, jangan sampai karena aktivitas itu merusak fasilitas yang ada, dan bila telah rusak nanti tidak sebanding dengan biaya perbaikanya.

"Kami mengingatkan pihak yang menambang, jangan sampai merusak jalan menuju TPA agar selalu memperhatikan fasilitas menuju ke sana yang di biaya negara.

Kita mohon personil dari Sat Pol PP, turun, jangan tinggal diam karena terkait dekat dengan fasilitas negara, aset daerah menjadi perhatian, hal seperti ini, harus terus dijaga,"harapnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved