Video

Operasi Tertib Menumbing, Polres Belitung Amankan Tiga Tersangka Pencurian

Jajaran Polres Belitung berhasil mengamankan tiga tersangka selama pelaksanaan Operasi Tertib Menumbing 2018

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Jajaran Polres Belitung berhasil mengamankan tiga tersangka selama pelaksanaan Operasi Tertib Menumbing 2018 yang dimulai semenjak 30 November-12 Desember lalu.

Dalam konfrensi pers di Mapolres Belitung, Kabag Ops Kompol Haryo Basuki yang didampingi Kasatrekrim AKP Bagus Krisna Ekaputra mengatakan dari tiga tersangka, satu berinisial E (36) kasus pencurian daging beku, lalu A (12) pelaku pencurian motor dan terakhir S (15) pelaku pencurian di mess terapis pijat refleksi kakiku.

"Jadi untuk tersangka berinisial A (12) sudah masuk tahap II, sedangkan E (39) masih proses penyidikan. Kalau untuk S (15) perkaranya ditangani di Polsek Tanjungpandan," ujar Kabag Ops Haryo Basuki‎, Senin (17/12/2018).

Kabag Ops Haryo Basuki‎, Senin (17/12/2018) menjelaskan, tersangka e (39) diamankan karena diduga melakukan tindak pencurian daging sapi beku di gudang penyimpanan yang terletak di Pasar Tradisional Tanjungpandan.

Sedangkan modus operandinya, tersangka mencongkel pintu gudang pada malam hari dan mengambil tiga dus daging beku dengan berat 20 kg per dusnya.

"Barang bukti yang kami amankan berupa satu unit motor yamaha mio sporty BN 6200 WE yang digunakan untuk melakukan aksinya serta tas dan engsel yang dicongkel. Sedangkan daging bekunya sudah habis dijual," katanya.

Sementara itu, untuk tersangka A (12) diduga melakukan tindak pidana pencurian satu unit motor Honda Vario Techno di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Jalan Pantai, Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sedangkan proses penanganan kasusnya sudah masuk pada tahap II atau pelimpahan tersangka ‎dan barang bukti kepada kejaksaan.

"Pasal yang kami kenakan 363 ayat 1 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," katanya.

Terakhir, tersangka S (15) diduga melakukan tindak pidana pencurian di sebuah mess terapis pijat refleksi Kakiku.

Tersangka yang pada waktu itu bekerja sebagai cleaning servis melancarkan aksinya setelah menemukan anak kunci mes tersebut dan melakukan ‎pencurian barang milik korban beberapa kali. Namun, kasus tersebut ditangani oleh jajaran Polsek Tanjungpandan.

"Penyidik Polsek Tanjungpandan menerapkan Pasal 363 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak," katanya.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved