Pertemuan Tahun Bank Indonesia, Tantan Paparkan Kondisi Perekonomian Babel

Pertemuan tahunan ini dihadiri sejumlah pejabat baik dari pemerintah daerah maupun instansi vertikal dan mitra dari Bank Indonesia Perwakilan Babel

Pertemuan Tahun Bank Indonesia, Tantan Paparkan Kondisi Perekonomian Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Perwakilan BI Bangka Belitung, Tantan Heroika saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan tahunan BI, di Lantai 4 Kantor BI Babel, Kamis (20/12/2018). 

BANGKAPOS.COM - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pertemuan tahunan di ruang rapat Tanjung Kelayang Lantai 4 Kantor BI Perwakilan Babel, Kamis (20/12/2018).

Pertemuan tahunan ini dihadiri sejumlah pejabat baik dari pemerintah daerah maupun instansi vertikal dan mitra dari Bank Indonesia Perwakilan Babel. Turut hadir pula, Gubernur Babel Erzaldi Rosman dalam kegiatan yang bertajuk "Sinergi Untuk Ketahanan dan Pertumbuhan.

Kepala Perwakilan BI Babel, Tantan Heroika dalam kesempatan ini memaparkan kondisi ekonomi global, ekonomi domestik dan ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Nuansa Positif perekonomian Indonesia juga tercermin pasa perekonomian di Babel. Pertumbuhan ekonomi Babel triwulan III tahun 2018 mencapai 7,09 persen, tumbuh menguat dibandingkan triwulan sebelumnya mencapai 4,05 persen. Pertumbuhan ekonomi di Babel pada triwulan ini menjadi yang tertinggi di wilayah Sumatera tumbuh 4,72 persen dan nasional tumbuh sebesar 5,27 persen," kata Tantan dalam sambutannya.

Pertumbuhan ekonomi triwulan III 2018 didorong kleh masih kuatnya konsumsi domestik, membaiknya ekspor, serta menurunnya impor ke luar negeri.

"Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,91 persen, relatif stabil daru triwulan sebelumnya. Konsumsi lembaga non profit rumah tangga meningkat dari 10,26 persen pada triwulan II menjadi 11,26 persen. Pada triwulan III 2018 didorong adanya penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional dan mulai memasuki periode kampanye legislatif," tambahnya.

Dari sisi produksi, pertumbuhan bersumber dari beberapa sektor utama yaitu pertanian, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, perdagangan dan sektor pertambangan.

Tantan juga memaparkan beberapa indikator lainnya seperti inflasi, indikator kredit tercatat tumbuh menguat pada Oktober 2018, fungsi intermediasi perbankan, indikator aktivitas sistem pembayaran di Babel. Capaian dan upaya yang telah dilakukan BI untuk perekonomian Babel.

Dalam kesempatan yang sama tantan juga memaparkan potensi resiko ekonomi Babel dan arah strategis Bank Indonesia.

"Bank Indonesia akan terus berusaha, berkolaborasi, dan bersinergi untuk mengukir kerja nyata untuk Babel yang sejahtera," kata Tantan.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved