Pekerja Saluran Temukan Kuburan Massal 2.000 Tentara Jerman, Inilah Sejarah Kelam di Baliknya

Sebuah kuburan massal berisi sisa-sisa hampir 2.000 tentara Jerman dan kuda-kuda mereka ditemukan oleh para pekerja saluran

Pekerja Saluran Temukan Kuburan Massal 2.000 Tentara Jerman, Inilah Sejarah Kelam di Baliknya
BBC
Pemimpin Nazi, Adolf Hitler. 

Bagaimana pun, menentang nasihat dari penasihat militer tingkat atasnya, Fuhrer (pemimpin) memutuskan untuk menyerang Stalingrad.

Hal itu bukanlah sebuah strategi yang dibutuhkan, ladang minyak di Kaukasus akan menjadi hadiah yang lebih baik dan akan melemahkan Rusia lebih jauh.

Untuk bagiannya, Stalin memerintahkan agar kota dibela hingga titik darah penghabisan. Tentara Merah pun tidak mau mundur selangkah pun.

Dalam beberapa hari pertama saja, lebih banyak orang tewas di Stalingrad daripada yang tewas selama Blitz di London.

Masker gas tua Tentara Jerman dengan wadahnya yang digunakan selama PD II
warhistoryonline.com
Masker gas tua Tentara Jerman dengan wadahnya yang digunakan selama PD II

Setelah mati, orang-orang yang mati ditumuk ke dalam lubang, kawah dan ngarai di sekitar distrik Stalingrad yang ancur.

Musim semi sudah dekat dan Tentara Merah khawatir epidemi bisa membunuh ribuan oramng lagi.

Tentara dikuburkan bersama kuda-kuda mereka, dan benda yang mereka bawa masih tersimpan dalam kantong mereka.

Botol-botol minuman, kunci, klip, sabuk, dan peralatan Wehrmacht lainnya telah ditemukan.

Identifikasi tag telah digali yang juga akan membantu Komisi untuk mengidentifikasi sanak keluarga atau keturunan yang masih hidup sehingga Komisi kemudian dapat memberitahu mereka tentang apa yang terjadi pada kakek mereka.

Seorang juru bicara mengatakan bahwa mengetahui nasih tentara yang hilang dan mempelajari rincian pemakaman sangat penting bagi keluarga mereka.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved