Via Vallen Ternyata Pernah Pakai Kosmetik Oplosan, Gratis tapi Tak Tahu Dampaknya bagi Kulit

Pedangdut Via Vallen mengaku pernah memakai produk kosmetik oplosan merek Derma Skin Care (DSC).

Via Vallen Ternyata Pernah Pakai Kosmetik Oplosan, Gratis tapi Tak Tahu Dampaknya bagi Kulit
INSTAGRAM
Nella Kharisma dan Via Vallen 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Pedangdut Via Vallen mengaku pernah memakai produk kosmetik oplosan merek Derma Skin Care (DSC).

Apakah ada dampak yang dirasakannya setelah memakai produk yang diduga mengandung bahan berbahaya ini?

Penyanyi bernama lengkap Maulidia Octavia ini mengatakan ia tak tahu apa memengaruhi kulit wajahnya yang terlihat mulus, mengingat dirinya tidak rutin memakai dalam jangka waktu lama.

//

"Dampaknya tidak tahu kan cuma dipakai sebentar," ujar Via Vallen di Mapolda Jatim, Kamis (20/12/2018).

Via mengaku tertarik memakai produk kosmetik itu lantaran mempunyai kesamaan dengan kosmetik yang selama ini dipakainya.

Aroma produk facial foam DSC ini membuatnya tertarik.

Baca: Ada Merk Terkenal hingga Obat Tradisional, Inilah Daftar Kosmetik Ilegal Berbahaya dari BPOM

"Baunya facial foam (Kosmetik ilegal) itu sama seperti yang biasanya saya pakai. Itupun saya pakai cuma sebentar," jelas Via Vallen lagi.

Via Vallen mengatakan ia tidak menyangka kosmetik merek yang memakai jasanya sebagai endorse adalah produk oplosan dan ilegal.

"Kalau tahu itu kosmetik ilegal pasti saya tidak mau kalau di-endorse," ucapnya

Via Vallen diperiksa polisi penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditrekrimsus Polda Jatim terkait endorse kosmetik oplosan.
Via Vallen diperiksa polisi penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditrekrimsus Polda Jatim terkait endorse kosmetik oplosan. (surya/mohammad romadoni)

Penyanyi cantik yang dikenal melalui lagu 'Sayang' ini pernah memakai produk kosmetik oplosan yang diberikan kepadanya secara gratis.

"Karena saya tidak tahu, ya jadi dulu itu pernah memakai produk itu (kosmetik oplosan) yang facial foam," ungkap Via Vallen.

 

Baca: Polly Alexandrea Bule Cantik Manchester Inggris Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Dinikahi Pria Muntilan

Dikatakan Via, sepengetahuannya endorse kosmetik ilegal itu sudah berlangsung sekitar dua tahun.

"Kejadiannya sudah lama karena satu tahun ini saya tidak lagi menerima endorse," terangnya.

Takaran Asal-asalan

Sementara itu, Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan, menjelaskan pelaku KIL memproduksi berbagai kosmetik perawatan kecantikan mulai dari sabun muka, cream siang dan malam, serum dan lainnya.

Menurutnya, kosmetik oplosan itu berpotensi berbahaya apabila digunakan karena tidak ada izin dari Dinas Kesehatan dan BPOM mengingat takarannya tidak sesuai aturan dan izin yang berlaku.

"Produksi kosmetik ilegal ini komposisi takarannya asal-asalan tidak bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Baca: Sisca Icun Wanita Cantik yang Tewas di Kamar Apartemen Ternyata Dibunuh Gigolo Pesanannya

Via Vallen tiba di Gedung Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur
Via Vallen tiba di Gedung Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur (surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni)

Masih kata Rofik, penggunaan kosmetik ilegal  hingga serum pemutih kulit sangat berbahaya jika tidak dilakukan oleh dokter yang berkompeten di bidangnya.

"Efek samping bisa menyebabkan kanker," jelasnya.

Ditambahkannya, hasil penyidikan sementara pihaknya menduga pelaku membeli bahan pembuat kosmetik ini dari luar negeri. Sebab, sejumlah bahan baku itu tidak di produksi di dalam negeri.

"Belum dipastikan tetapi penyidikan mengarah ke sana" pungkasnya.

//
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved