Video: Potensi Wisata Ngebulus dan Ngeremis di Pantai Merida Membalong

Pantai Merida baru dikelola sejak dua tahun belakang oleh Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Belantu Jaye.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pantai Merida berada di ujung Dusun Sabong, Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Pantai Merida telah memiliki berbagai fasilitas yang cukup memadai seperti toilet, tempat beristirahat, pondopo kecil dan kantin. Berpasir putih dan memiliki bibir pantai yang sangat indah, serta pantai yang menarik untuk berwisata.

Pantai yang baru dikelola sejak dua tahun belakang oleh Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Belantu Jaye itu, berada sekitar 54 kilometer (Km) dari Kota Tanjungpandan. Untuk menuju pantai yang memiliki hamparan sekitar 1 Km itu, sangat mudah.

Pengunjung cukup menggunakan sepeda motor atau mobil hingga ke lokasi pantai Merida. Pantai ini, tidak kalah menarik dibandingkan Pantai Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi. Pantai Merida ini sangat cocok untuk mandi bersama keluarga, lantaran memiliki kelandaian hingga 1 Km ketengah laut.

Apabila ingin masuk ke pantai tersebut, pengunjung tidak perlu repot. Dipintu gerbang pengunjung cukup membayar uang kebersihan Rp 5.000,- / kendaraan. Uang tersebut bukan untuk apa-apa, tapi Kelompok HKm ini mengumpulkan buat kembali mengembangkan tempat wisata itu.

Pengembangan tempat wisata ini, sejak awal dilakukan oleh kelompok HKm itu secara mandiri dan gotong royong. Agar pantai ini bisa menjadi tempat favorit tujuan wisata di Belitung bagian Selatan. Namun terdapat ciri khas yang membuat menarik di pantai yang telah dilengkapi jalan aspal itu.

Wisata yang unik di pantai ini adalah mancing bebulus, dan mencari remis. Cara berwisata itu, membuat pantai satu ini memiliki perbedaan dengan pantai lain nya di Negeri Laskar Pelangi. Potensi cara berwisata itu sangat besar, lantaran didukung oleh lokasi pesisir pantai yang landai.

"Yang paling menarik dua itu (mancing bebulus dan ngeremis). Kami sementara ini baru seadanya saja untuk pariwisata dan untuk paket wisata belum kami miliki. Apabila orang ingin berwisata disini, kami persilahkan dan ada teman - teman dilokasi sebagai guide," kata Ketua HKm Belantu Jaye Zunardi Masno kepada Posbelitung.co, Sabtu (22/12/20181).

Selain keunikan dua wisata itu, dipantai ini pengunjung bisa menikmati makanan tradisional ciri khas kampung Tanjung Rusa. Seperti hidangan umbut kelapa, sambal serai, dan kuliner tradisional lainnya.

"Tapi harus dipesan dulu kalau untuk makanan ini. Kenapa kami belum berani bicara paket saat ini, karena SDM kami masih terbatas. Tapi kalau untuk berlibur dan bersantai, dipantai itu sangat bisa sekali," ujarnya.

Dilokasi HKm Belantu Jaye ini, sekarang sudah dimasukan dalam agenda pariwisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung. Setiap tahun sekitar bulan Agustus - September, akan ada pesta rakyat. Dipesta rakyat ini, mereka menjual potensi - potensi seperti hasil pertanian, kuliner dan menampilkan seni budaya.

"Termasuk yang lain juga, dan apa yang menjadi potensi dikampung kami ditampilkan. Nah tahun depan (2019) nanti, Desa - Desa lain diperbolehkan untuk andil dalam pesta rakyat itu," ucapnya.

Pantai Merida ini, biasa dikunjungi oleh masyarakat atau pengunjung lokal pada hari minggu. Untuk wisatawan domestik, belum familiar dengan pantai Merida ini, sehingga harus bekerja keras agar menjadi salah satu pantai favorit Negeri Laskar Pelangi.

"Ramai nya hari minggu, kalau hari lain ada, namun pengunjungnya hanya beberapa saja. Sebetulnya pantai ini sangat menarik, karena pertama landai sampai 1 Km, habis itu baru ada karang, jadi kalau untuk mancing bebulus, mencari kerang itu sangat cocok," kata Kepala Desa Tanjung Rusa Hendra Wirio.

Pantai Merida ini, sudah dikelola oleh HKm Belantu Jaye sejak Juli 2016 dan kelompok ini menerima Surat Keputusan (SK) dari Kementrian Kehutanan pada tanggal 28 April 2017. Luas seluruhnya HKm tersebut, 995 hektar dan semula lokasi ini adalah Hutan Lindung (HL). (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved