Harga Timun Laut Menggiurkan Nelayan, Perkilo Harganya Capai 6 Juta

Betapa tidak saat ini harga teripang yang sudah dikeringkan berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta per

Harga Timun Laut Menggiurkan Nelayan, Perkilo Harganya Capai 6 Juta
Bangkapos/Edwardi
Indra menunjukkan sejumlah teripang hasil tangkapannya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Teripang (Holothuria sp) atau Timun Laut (Sea Cucumber) sampai saat ini masih merupakan hasil tangkapan nelayan yang memiliki harga menggiurkan.

Betapa tidak saat ini harga teripang yang sudah dikeringkan berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta per kilogram di pasaran Pulau Bangka.

Hal ini diungkapkan Indra, nelayan Parit Pekir Kecamatan Sungailiat yang ditemui Bangkapos.com, Minggu (23/12/2018) di rumah keluarganya.

"Kalau teripang jenis ini namanya teripang susu karena warna bagian bawahnya putih seperti warna susu,

pasaran harga jual keringnya Rp 3,5 juta, biasanya kami menjualnya di pengepul teripang di Pangkalpinang," kata Indra.

Ditambahkannya, ada lagi jenis teripang yang memiliki harga paling mahal, yakni teripang emas karena warnanya kekuningan seperti warna emas.

"Kalau teripang emas harga jual keringnya mencapai Rp 5-6 juta per kilogramnya, ini teripang yang paling mahal," ujarnya.

Diungkapkannya, teripang susu yang didapatkannya ini secara tidak sengaja menyangkut di jaring kepiting yang dipasangnya di perairan laut Tuing.

"Biasanya nelayan mencari teripang dengan cara menyelam, tapi ini kami dapatnya saat menjaring kepiting," jelasnya.

Ditambahkannya, cara mengolah teripang ini sebelum dibersihkan badan dan dibuang isi perutnya lalu direbus sekitar setengah jam. 

"Setelah direbus selanjutnya dikeringkan dengan cara disaksikan sekitar dua hari lamanya.

Bila sudah kering baru bisa dijual ke pengepul ya di Pangkalpinang," ujarnya.

Diakuinya, ia juga belum pernah memakan teripang ini, namun katanya teripang ini biasanya dimasak soup.

"Saya juga belum pernah mencoba memakannya, ini katanya untuk dibuat soup untuk makanan bos-bos," tukasnya sambil tertawa. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved