Kisah Pengalaman Unik EDC Babel, Menguak Puing Kapal Perang hingga Juara Underwater Fotograph

Tak hanya bergelut di bidang kemanusian, EDC Babel juga berkiprah di dunia olahraga atau photografi

Kisah Pengalaman Unik EDC Babel, Menguak Puing Kapal Perang hingga Juara Underwater Fotograph
IST/Kiriman Syarli Nopiriansyah
kegiatan Emas Diving Club' (EDC) Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Tak terasa, komunitas para penyelam ini sudah berumur 18 tahun.

Selama itu pula, kiprah mereka menggema di berbagai penjuru. Emas Diving Club (EDC) Bangka Belitung (Babel), begitulah mereka menamakan diri.

EDC Babel dibentuk di Sungailiat, Tahun 2000 silam.

Pembentukan komunitas penyelam tersebut merupakan inisiatif Almarhum Eko Maulana Ali Suroso (EMAS), yang ketika menjabat Bupati Bangka, sebelum jadi Gubernur Babel.

Selain sebagai pendiri, Eko juga menjabat Ketua Umum, didampingi Ketua Harian Almarhum Sakinawa. 

"Kami hanya meneruskan dari Almarhum Sakinawa, yang selama ini telah memberikan dedikasi terbaiknya untuk dunia penyelaman di Bangka Belitung," kata Syarli Nopriansyah, yang kini menjabat Ketua Harian EDC Babel, menggantikan Sakinawa, Sabtu (22/12/3018) .

Kegiatan yang sudah dilakukan EDC Babel selama ini,menurut Syarli lebih banyak ke arah sosial. EDC Babel melibatkan diri membantu Basarnas dan pihak terkait lainnya.

"Seperti mencari korban Tri Star Tahun 2012, korban tertimbun tambang timah, korban Kapal Bahari (Perairan Belitung), korban kapal kargo tenggelam di Perairan Sadai Tahun 2013, dan korban lainnya," kata Syarli.

Tak hanya bergelut di bidang kemanusian, EDC Babel juga berkiprah di dunia olahraga atau photografi.

Para penyelam handal ini bahkan pernah dinobatkan sebagai juara dua tingkat nasional yang diselengarakan di Perairan Pongok Bangka Selatan, beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved