Video

Video Petugas Damkar Tangkap Ular Berukuran Besar

Seekor ular sanca atau Sabak (bahas daerah-red), dengan panjang enam meter berhasil ditangkap lima orang petugas pemadam kebakaran

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Seekor ular sanca atau Sabak (bahas daerah-red), dengan panjang enam meter berhasil ditangkap lima orang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Belitung.

Ular yang memiliki bobot sekitar 30 kilogram (Kg) itu, semula ditangkap oleh lima orang petugas damkar di dalam kandang ayam rumah Kardi, beralamatkan di Gang Astika, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Ular itu, sempat memakan seekor ayam yang memiliki berat sekitar 2 Kg.

Sehingga membuat bagian perut ular sabak itu membesar.

Ular sabak ini, ditemukan oleh pemilik rumah ketika berada di pojok kandang ayam, dengan posisi melilit satu ekor ayam lain, dan membuat ayam tersebut mati. Pemilik rumah mengetahuinya, saat hendak memberi makan ayam.

"Didalam kandang ayam ular nya sudah memakan seekor ayam, satu ayam lagi belum sempat dimakan, tapi sudah dililit dan mati, " kata petugas Damkar Kabupaten Belitung Riko Pribadi kepada posbelitung.co, Senin (24/12/2018).

Petugas Damkar menangkap ular tersebut, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Menggunakan pipa serta tali, dalam waktu sekitar lima menit petugas Damkar berhasil memasukan ular tersebut, ke dalam karung.

"Awalnya saya di telepon oleh orang itu, kata dia ada ular dibelakang rumahnya, jadi kami langsung kesana. Cuma sekitar lima menit lah kami bisa menangkap ular itu, dibantu sama teman - teman juga. Sekarang masih di Pos Damkar ularnya, bagi siapa yang ingin memiliki kami persilahkan," ujarnya.

Selain menangkap ular sabak di rumah Kardi, Riko Pribadi juga menangkap ular sabak berukuran sekitar satu meter dirumah Opung, Senin (23/12/2018) malam.

Rumah warga ini berada di Jalan Perumnas, Desa Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan.

Pemilik rumah itu, menemui ular tersebut sedang bergantung dibagian kayu atap bagian dapur. Kali pertama diketahui adanya ular tersebut, ketika istri Opung sedang ingin mencuci piring.

"Sama juga kami ditelepon oleh pemilik rumah, dan tau nya ada ular itu saat pemilik rumah melihat ke atas atap. Pemilik rumah sempat panik, dan langsung menelpon kami. Sama ular nya juga sekarang di Pos Damkar, " bebernya.

Diakui Riko pengalamannya menangkap ular sudah sering dilakukannya. 

"Tidak ada yang macam-macam atau bacaan apalah, cuma bismillah saja, karena niat kita ingin bantu orang, ya dipermudah. Ya kebetulan bisa sedikit-sedikit menangkap ular, ya manfaatkan untuk membantu orang," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved