Polsek Sungaiselan Tertibkan Tambang Inkonvesional Ilegal serta Sosialisasikan Sanksi Pidana 

Kepolisian Sektor (Polsek) Sungaiselan melakukan penertiban Tambang Inkonvensional Ilegal di lokasi Dum Jebol, Jalan Desa Lampur Sungaiselan

Polsek Sungaiselan Tertibkan Tambang Inkonvesional Ilegal serta Sosialisasikan Sanksi Pidana 
Ist (Polsek Sungaiselan)
Kepolisian Sektor (Polsek) Sungaiselan melakukan penertiban Tambang Inkonvensional di Desa Lampur, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepolisian Sektor (Polsek) Sungaiselan melakukan penertiban Tambang Inkonvensional Ilegal di lokasi Dum Jebol, Jalan Desa Lampur, Kecamatan Sungaiselan,  Kabupaten Bangka Tengah,  Kamis (27/12/2018).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungaiselan,  IPTU, Mulya Sugiharto, SIK dan Kanit Reskrim Polsek Sungaiselan IPDA, Adrian Batu Bara,  pada giat tersebut juga didampingi oleh Pihak Dinas Kehutanan Bangka Tengah.

Kapolres Bangka Tengah AKBP. Edison L.B Sitanggang, SIK  melalui Kapolsek Sungaiselan IPTU Mulya Sugiharto, SIK mengatakan kegiatan tersebut, merupakan imbauan kepada para penambang serta mensosialisasikan pidana serta hukuman apabila melakukan penambangan secara ilegal.

"Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan selama kurun waktu yang telah ditentukan,  maka akan dilakukan tindakan tegas dan terukur," ungkapnya kepada Bangakpos,  Jumat (28/12/2018).

Pihaknya juga telah melakukan langkah - langkah yang dilakukan,  seperti memberikan imbauan kamtibmas dan mensosialisasikan pidana serta aturan apabila melakukan aktivitas tambang secara Ilegal.

"Kami mengimbau agar para penambang segera meninggalkan lokasi tambang dan diberi waktu sampai hari senin depan serta dilakukan tindakan tegas apabila masih melakukan aktivitas maka akan dilakukan Proses Hukuman sesuai hukum yg berlaku," ucapnya dengan tegas.

Ia menambahkan,  apabila setelah dilakukannya imbauan ataupun sosialisasi selama kurun waktu ditentukan,  maka untuk melakukan pembongkaran ponton-ponton.

Selain itu,  turut menyarankan agar melakukan penambangan dikawasaan yang telah ditentukan sesuai dengan dokumen izin lokasi tambang yang sah dari pemerintah dan tidak merusak ataupun menggangu sarana serta Infrastuktur pemerintah.

Sementara itu, Polisi Kehutanan dan lainnya juga ikut dalam menangani permasalahan tersebut lalu kegiatan yang dilakukan merupakan tahapan yang pernah dilakukan sebelumnya dalam upaya paksa.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved