Leisure

Eksotisnya Danau Kaolin, Bagaikan Sekilas Salju

Airnya kok bisa biru ya..? Cocok pula dengan dinding danau yang putih, kalau dilihat dari jauh sekilas mirip

Eksotisnya Danau Kaolin, Bagaikan Sekilas Salju
IST/HBC Babel
Eksotisme Kolong Biru di Desa Nibung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Angin berhembus kencang seiring teriknya mentari.

Namun kolong biru tetap tak bergeming, malah semakin eksotis. Kubangan air 'raksasa' di Desa Nibung Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah itu punya daya tarik tersendiri.

Kolong Biru atau dulu dikenal Danau Kaolin seakan menyambut manja manakala roda mobil rombongan para pengunjung menyentuh sisi kolong.

Tentu saja air berwarna biru toska di hamparan kolong, menjadi sasaran swafoto pengunjung. 

Beberapa rombongan dari Jambi dan Sumsel ikut merasakan suasana nyaman di kolong wisata ini.

Apalagi Kolong Biru kerap dijadikan lokasi syuting film, foto prewedding hingga kegiatan olahraga.

"Airnya kok bisa biru ya..? Cocok pula dengan dinding danau yang putih, kalau dilihat dari jauh sekilas mirip salju. Pasirnya putih, bikin suasananya jadi damai," kata Melly, seorang pengunjung Kolong Biru, awal pekan lalu.

Kolong Biru merupakan daerah bekas penambangan timah yang berada di antara perbatasan Desa Airbara, Bangka Selatan dan Desa Nibung, Bangka Tengah.

Dinding kolong berwarna putih mirip salju, sangat serasi ketika berkolaborasi pada birunya air sedalam 15 meter itu.

Akses transportasi dari jalan utama pun lancar. Begitu pula tempat parkir, luas membentang.

Tak heran Kolong Biru menjadi satu diantara sekian destinasi andalan di Bangka Tengah.

Kolong Biru dapat ditempuh kurang dari 10 menit dari Koba. Jalan yang mulus dan melewati rumah penduduk, menjadikan Kolong Biru mudah dijangkau.

Tidak ada biaya masuk ke kolong ini, hanya saja saat keluar pengunjung berkendara sepeda motor membayar karcis Rp 2.000 dan pengendara mobil Rp 5.000.

Pengunjung juga tak perlu khawatir saat ingin menyantap kuliner. Ada banyak warung menyajikan beragam pilihan makanan dan minuman, dijual oleh warga lokal.(alzamunzi)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved