Ivo Tak Mampu Bertahan, Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacarnya Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir

Hononvly Tak Mampu Bertahan, Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacarnya Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir

Ivo Tak Mampu Bertahan, Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacarnya Akhirnya Hembuskan Nafas Terakhir
Tribun Medan
Hovonly Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi yang menjadi korban keganasan akibat dibakar mantan pacarnya Herald Hasibuan. 

"Pasien meninggal karena luka bakarnya,"katanya.

Tribun Medan pun kembali mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, yang membenarkan Hovonly telah meninggal dunia.

"Benar, bahwa dirinya pada Minggu (30/12/2018) meninggal dunia. Sebelumnya ia kurun waktu sebulan telah mendapatkan perawatan intensif. Namun Tuhan berkata lain," ujarnya saat dihubungi Tribun Medan.

Sebelumnya, akibat keterbatasan biaya, Hovonly Aprista Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi Pascasarjana UNIMED yang dibakar mantan pacarnya Herald Hasibuan telah dipindah perawatannya dari RS Columbia Asia ke RS Khusus Bedah "Accuplast" Jl. Sei Bahbolon No.40 Medan Baru.

Hal ini dikatakan oleh kakak kandung Ivo, Yuli Simbolon kepada Tribun Medan.

"Karena keterbatasan biaya, kami harus pindah. Kemarin sempat ditanggung sebuah yayasan. Tapi sudah tidak lagi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih untuk semua doa dan kasih yang diberikan," ujarnya Sabtu malam (8/12/2018).

Dijelaskannya, proses pemindahan tersebut mereka putuskan karena melihat kondisi keuangan dan biaya perawatan yang terbilang mahal jika tetap di RS Columbia. Karena itu untuk meminimalisir biaya dan atas saran Dr Frank yang menangani Ivo, maka jadilah mereka memindahkan Ivo sejak tanggal 6 Desember kemarin.

"Jujur memang dokter kan tahu keadaan keuangan kami sejak awal. Minta saran sama dokter, di RS Accuplast saja," terangnya.

Lebih lanjut, terkait kondisi luka bakar yang dialami Ivo saat ini kata Yuli sudah lebih baik. Bahkan di RS Accuplast Ivo juga telah menjalani operasi yang ke-9 (debridement) pada 7 November kemarin.

"Luka-lukanya sudah jauh lebih banyak yang kering. Cuma yang susah di leher, paha, bahu atas, karena di situ yang paling dalam lukanya , jadi lama. Jadi dokter belum bisa prediksi berapa kali lagi (operasi). Masih butuh operasi lagi," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved