Sayuran Pare Dipercaya Membunuh Sel Kanker, Ini Manfaat Lainnya

Harga pare dibeli pedagang pengepul sayuran saat ini sekitar Rp 7.000- 8.000 per kilogram, kalau

Sayuran Pare Dipercaya Membunuh Sel Kanker, Ini Manfaat Lainnya
Bangkapos/Edwardi
Sayuran periak atau pare. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Para petani Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini sedang memanen sayuran buah periak atau pare.

Joko, petani sayuran mengaku saat ini tanaman sayuran periak atau pare sedang panen.

"Harga pare dibeli pedagang pengepul sayuran saat ini sekitar Rp 7.000- 8.000 per kilogram, kalau masyarakat beli langsung ke kebun Rp 10.000 per kg," kata Joko, Minggu (30/12/2018).

Diungkapkan saat ini harga jual pare di pasar antara Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per kilogram.

"Tanaman pare yang kami tanam ini menggunakan pupuk dan pestisida organik.

Pupuknya ada sedikit kita gunakan pupuk kimia saat awal pertumbuhan tanaman tapi setelah berbuah kita gunakan tanah bakar untuk menambah kesuburannya," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk pestisida pengusir hama dan serangga pengganggu buah dan daun digunakan pestisida organik yang dibuat oleh penyuluh pertanian.

"Pestisidanya kita beli dari penyuluh pertanian, harga per botol Rp 8.000. Alhamdulillah cukup ampuh untuk mengusir hama dan serangga, bau dari pestisida organik ini ternyata menakutkan hama dan serangga, karena dibuat dari bahan organik juga buahnya aman untuk dikonsumsi," tukasnya.

Diungkapkannya, salah satu manfaat mengkonsumsi pare yakni dapat membunuh sel kanker.

"Potong 2-3 irisan tipis pare taruh dalam gelas lalu tuang air panas, air akan menjadi alkalin (basa), minum setiap hari terhadap siapapun akan bermanfaat. Air panas pare akan mengeluarkan suatu zat anti kanker," ungkapnya.

Selain itu pare ini juga bisa dijadikan jus buah dapat menyeimbangkan tekanan darah tinggi, melancarkan peredaran darah, mengurangi penggumpalan darah. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved